Perusda Angkat Tangan, Disperindag Kembali Kelola Pusat Jajanan Tanjungrambut

658
Pesona Indonesia
Pusat jajanan Tanjungrambut, Coastal Area Tanjungbalai Karimun. foto tri haryono/batampos
Pusat jajanan Tanjungrambut, Coastal Area Tanjungbalai Karimun. foto tri haryono/batampos

batampos.co.id – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Karimun kembali menjadi operator pengelolaan pusat jajanan Tanjungrambut, Coastal Area Tanjungbalai Karimun. Menyusul Perusahaan Umum Swasta Daerah (Perusda) menyerah atau tidak sanggup untuk mengelolanya.

”Mereka bilang (Perusda-red), tidak sanggup menutupi biaya operasional setiap bulannya. Jadi DPRD Karimun, harus menyurati ke Pemda Karimun agar dikelola kembali ke asalnya, itupun anggarannya sudah ada dipos dinas tersebut,” kata Ketua Komisi II DPRD Karimun, M Yusuf Sirat, Senin (18/4) kemarin.

Dijelaskan, dalam Perda No1 tahun 2015 dalam ketentuan pasal 5 ayat 1 bahwa Perusda bergerak di bidang pasar dan pertokoan, salah satunya pusat jajanan Tanjungrambut dikelola oleh Perusda. Namun, setelah dilakukan audit untuk saat ini tidak memungkinkan Perusda mengelola pusat jajanan Tanjungrambut.

”Tapi, kalau nanti sudah memungkinkan baru dikelola kembali ke Perusda. Nah, itu tergantung Perusda sampaikan mereka siap mengelola pusat jajanan Tanjungrambut. Gimana membuat terobosan, agar wilayah tersebut ramai dan banyak diagendakan even-even,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Karimun HM Hasbi mengungkapkan, pihaknya sejak awal tahun 2016 tidak berani mengeluarkan anggaran untuk biaya rutin dipusat jajanan Tanjungrambut. Sebab, yang berhak mengelola adalah Perusda Karimun.

”Tunggu rekomendasi DPRD Karimun. Baru bisa kita keluarkan anggarannya, supaya ada kekuatan hukum nantinya. Sudah berapa bulan belum kita bayar listrik, pihak PLN saja mau di cabut listriknya,” tuturnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar