Tarif Feri di Lingga Turun 3 Persen, Tapi Ada Juga yang Naik

982
Pesona Indonesia
Kapal feri MV Arena yang melayani rute Daik-Tanjungpinang. Tarif feri ini turun 3 persen foto:hasbi/batampos
Kapal feri MV Arena yang melayani rute Daik-Tanjungpinang. Tarif feri kini turun 3 persen. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Kepala Bidang Laut dan Udara Dishubkominfo Lingga, Selamat mengatakan tarif baru transportasi antar kabupaten dan kota sudah wajib diberlakukan. Hal tersebut berdasarkan SK Guburnur Nomor 1731 tahun 2016, tentang tarif angkutan penumpang umum dalam negeri antar kabupaten kota wilayah Provinsi Kepulauan Riau masuk ke dishubkominfo Lingga.

Dikatakannya, seiring penurunan harga bahan bakar minyak (BBM), pemberlakuan tarif baru wajib diikuti seluruh operator dan armada. Sementara tarif feri antar pulau, disampaikan Selamat masih akan disesuaikan dalam waktu cepat.

“Surat edaran sudah masuk ke kita. Tarif angkutan laut, wajib diikuti seluruh operator. Untuk lokal, akan kita dudukkan lagi Jumat (22/4) untuk menyesuakan harga baru,” ungkap Selamat, Senin (18/4) siang.

Berdasarkan SK Gubernur tersebut, disampaikan Selamat, penurunan tarif transportasi Lingga rata-rata 3 persen. Mengacu pada tarif baru untuk angkutan solar, tarif Tanjungpinang-Jagoh turun menjadi Rp 178 ribu, Tanjungpinang-Daik Rp 169 ribu, Tanjungpinang-Senayang Rp 157 ribu, Tanjungpinang-Pancur Rp 162 ribu, Tanjungpinang-Benan Rp 113 ribu, Tanjungpinang-Cempa Rp 148 ribu dan Punggur-Jagoh Rp 245 ribu.

“Untuk Tanjungpinang-Pancur saat ini tidak ada armada yang menggunakan BBM solar. Jadi premium, tarifnya Rp 160 ribu. Untuk Lingga, rata-rata 3 persen turun ,” tambah Selamat.

Sementara itu, jika melihat tarif dari SK Gubernur Provinsi tersebut, malah terjadi kenaikan tarif feri Tanjungpinang-Senayang dan Pancur. Sebelumnya, pada tarif Januari lalu, baik Tanjungpinang-Senayang maupun Pancur feri Rp 152 ribu. Namun terjadi kenaikan Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.

Menanggapi hal itu, Selamat akan kembali berkoordinasi dengan pemprov. “Nanti kita konfirmasi lagi dengan dishub soal di Pancur dan Senayang. Untuk rute lain, sudah sesuai dan wajib diberlakukan. Kita harapkan juga, KKUP Syahbandar baik di Dabo dan Senayang ikut mengawasi tarif baru ini,” tutupnya. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar