Ada 11 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Yuyun Suminar, Tewas Pada Adegan ke-8

2516
Pesona Indonesia
Anggota Polsek Lubukbaja saat menggelar rekonstruksi pembunuhan Yuyun Suminar yang dilakukan oleh Sugianto alias Tesi. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Anggota Polsek Lubukbaja saat menggelar rekonstruksi pembunuhan Yuyun Suminar yang dilakukan oleh Sugianto alias Tesi. Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Jajaran Kepolisian Sektor Lubuk Baja menggelar rekonstruksi terhadap pembunuhan Yuyun Suminar dan adiknya Maman pada Rabu 2 Maret 2016 lalu. Dalam rekonstruksi ini ada 11 adegan yang harus diperagakan oleh pelaku Sugianto alias Tesi.

Tidak ada temuan baru dalam rekonstruksi ini. Adapun adegan yang membuat Yuyun tewas terdapat pada adegan ke 8, yang mana saat itu Tesi mengambil pisau yang teletak di atas kulkas dan langsung menghujamnya ke sekujur tubuh Yuyun.

“Ada 11 adegan yang kita peragakan pada hari ini. Adapun adegan pembacokan terhadap Yuyun terdapat di adegan ke 8,” ungkap Kapolsek Lubuk Baja, I Putu Bayu Pati, Rabu (20/4).

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 338 Jo 340 Jo 351 KUHP dengan ancaman hukuman panjara seumur hidup.

Sebelumnya diberitakan bahwa Sugianto alias Tesi melakukan pembunuhan terhadap Yuyun dan melukai Maman hingga kondisinya kritis.

Pada saat itu sekitar jam dua belas malam pelaku Sugianto berangkat dari kos temannya di Komplek Ruko Rafflesia menuju ke rumah korban di Kampung Dalam.

Di rumah korban, pelaku sempat mengobrol hingga akhirnya pertikaian mereka di mulai. Sekitar jam tiga ada cekcok antara pelaku dengan korban, karena pelaku kesal dengan omongan korban yang mengatakan pelaku tidak normal.

Kemudian korban tetap ngoceh dengan mengatakan pelaku yang nggak-nggak dengan posisi korban saat itu berada di bawah dan memegang kakinya pelaku.

Karena kesal, Saat itu juga pelaku langsung mengambil pisau yang terletak di atas kulkas dan menggorok korban di bagian leher kemudian menusuk lagi di bagian punggung.

Setelah itu Maman keluar dari kamar mendengar suara ribut-ribut dan melihat pelaku sedang memegang pisau. Kemudian karena pelaku merasa panik melihat Maman, pelaku pun langsung menusuk Maman di bagian kepala.

Pelaku pun keluar dari rumah korban setelah menusuk Maman untuk membuang pisau yang di gunakan pelaku sekitar 20 meter dari rumah korban. Setelah itu, pelaku kembali lagi ke rumah korban untuk mengambil sepeda motornya.

Lalu pelaku pun pergi ke Baloi untuk menjemput temannya atas nama Rian dan sempat mencuci tangannya di rumah kontrakan Rian. Setelah itu pelaku pulang ke rumahnya di Komplek Ruko Rafflesia. (eggi)

Baca juga:

> Kasus Pembunuhan Yuyun Suminar, Polisi Masih Lakukan Pendalaman

> Polisi Belum Temukan Pisau Yang Digunakan Yanto Habisi Yuyun
> Pembunuh Yuyun Ternyata Berbohong Menolak Gituan
> Kapolsek: Pelaku Disebut Tak Normal karena Menolak Berhubungan Intim
> Yanto Bunuh Pacarnya karena Disebut Tak Normal
> Pembunuh Yuyun Ternyata Pacarnya Sendiri
> Sempat Berkelahi dengan Pelaku Pembunuhan, Maman Mengalami Luka di Kepala dan Jari
> Pesan Terakhir Yuyun Ungkap Pelaku Pembunuhan
> Subuh Berdarah, Yuyun Tewas dengan Luka di leher

Respon Anda?

komentar