Desa Wisata di Bintan Kurang Promosi

926
Pesona Indonesia
Kampung Wisata Panglong, Desa Berakit. foto:robbihafzan.wordpress.com
Kampung Wisata Panglong, Desa Berakit. foto:robbihafzan.wordpress.com

batampos.co.id – Masih banyak hal yang mesti diperhatikan untuk kian mengembangkan sejumlah desa wisata di Bintan. Di antara hal yang paling utama dan mesti disegerakan adalah promosi yang gencar dan sarana penunjang yang memadai.

Beberapa di antara kawasan yang akan dikembangkan sebagai desa wisata itu meliputi kawasan kecamatan Teluk Sebong dengan desa Pengudang dan Tanjung Berakit serta kawasan kecamatan Teluk Bintan meliputi, desa Tembeling, desa Pengujan, desa Penaga, dan desa Bintan Buyu.

Camat Teluk Bintan Asy Syukri tak memungkiri selama ini belum ada promosi gencar-gencaran yang dilakukan untuk kian mengenalkan kawasan desa wisata di kecamatannya kepada wisatawan. “Promosi ini yang paling penting. Macam mana turis-turis itu mau tahu ada desa wisata kalau tak dipromosikan,” kata Syukri, ditemui di Toapaya, kemarin.

Mantan Lurah Gunung Lengkuas ini menambahkan, perlu ada kerja sama lintas sektoral untuk mempromosikan desa-desa wisata yang ada di Bintan. Satu yang paling berperan utama dalam hal ini, kata dia, adalah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan. “Karena Disparbud itu yang memang punya relasi dan jaringan kuat dengan hotel-hotel yang ada di Bintan,” ujar Syukri.

Beberapa waktu lalu, Syukri menyebutkan sudah ada koordinasi dengan Disparbud Bintan terkait promosi desa wisata ini. “Mereka (Disparbud, red) sepakat akan turut membantu promosi,” katanya.

Satu hal yang tak kalah penting lainnya, kata Syukri, adalah penyediaan fasilitas penunjang yang memadai di tiap-tiap desa wisata. “Seperti toilet umum yang bagus. Selama ini baru beberapa desa wisata saja yang punya fasilitas seperti ini,” ungkapnya.

Sehingga, Syukri memohon kepada Pemerintah Kabupaten Bintan agar benar-benar bisa menyatakan komitmennya membangun desa wisata dengan menyediakan sarana umum yang memadai. “Karena tak bisa membangun desa wisata ini bila seluruhnya diserahkan kepada pengelola, yakni masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Komitmen antara Pemkab Bintan dan masyarakat setempat untuk membangun desa wisata ini, sambung Syukri, bakal bisa memancing pihak ketiga untuk turut mendukung. Bisa dengan pembangunan rumah makan atau penyediaan lapak jualan oleh-oleh khas Bintan. “Atau bisa juga dengan mengadakan acara-acara hiburan seperti pasar malam yang bisa menyedot keramaian publik,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Bintan Ansar Ahmad sempat mengutarakan, untuk kian memajukan sektor pariwisata Bintan, diperlukan inovasi-inovasi lain. Satu di antara yang bisa dikemukakan adalah pembangunan desa wisata. “Turis itu bosan kalau cuma diajak ke Lagoi dan Trikora terus,” katanya. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar