Miris, Anak-Anak Ngelem Semakin Marak di Karimun

773
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karimun Nyimas Novi Ujiani, menyoroti maraknya anak-anak ngelem di tempat-tempat sepi. Hal ini ia ketahui setelah banyaknya aduan dari masyarakat.

”Ini harus menjadi perhatian kita semua. Terutama pihak terkait, agar melakukan pemantauan terhadap peredaran lem di toko-toko,” jelas politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, di Tanjungbalai Karimun, kemarin (19/4).

Hal ini diungkapkan, supaya penjualan lem tersebut tidak sembarangan diberikan kepada anak-anak. Karena lem dengan merek tertentu ini ternyata dimanfaatkan anak-anak yang kemudian menjadi pecandu lem. Akibatnya bisa merusak saraf bagi yang sudah kecanduan.

“Pokoknya, peranan pemerintah sangat penting terhadap para pedagang. Anda bisa lihat sendirikan, sangat mengerikan perilaku anak-anak zaman sekarang. Selain itu peranan orangtua juga harus proaktif, lihat gerak-gerik anaknya apakah ada perubahan atau tidak. Kan, bisa dilihat dari kesehariannya saat pulang sekolah,” tuturnya.

Terpisah, Ketua DPD Laskar Melayu Bersatu (LMB) Karimun Datok Azman Zainal saat dimintai tanggapannya mengungkapkan hal yang sama. Semakin maraknya, perilaku anak-anak yang ngelem tersebut diakibatkan salah satu kurang perhatiannya orangtua terhadap anaknya sendiri. Sehingga, mereka mencari kesenangan dan kebebasan sendiri.

”Penekanan ajaran agama di keluarganya kurang. Selain itu, kegiatan positif dikalangan anak-anak jarang sekali diadakan oleh pemangku kebijakan. Nah, disinilah mari kita bergandengan tangan, duduk satu meja untuk memberikan solusi agar perilaku anak-anak yang menyimpang dapat ditekan kedepannya,” ungkapnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar