Partisipasi Warga Sukseskan Karimun Bersih Masih Rendah

356
Pesona Indonesia
Sampah jadi masalah tersendiri.
Sampah jadi masalah tersendiri.

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq mengaku, partisipasi warga untuk mendukung program Karimun Bersih, masih rendah. Buktinya, masih banyak sampah berserakan atau bertumpuk di pinggir jalan, meski telah disediakan tempat atau tong sampah.

“Pencanangan Karimun Bersih (beriman, sehat, indah dan harmonis) pada Sabtu bertujuan memotivasi seluruh lapisan masyarkat agar menjadi motor penggerak kebersihan. Tapi kenyataannya, sampah masih berserakan di pinggir jalan. Ini membuktikan kalau dukungan masyarakat terhadap program Karimun Bersih, masih rendah,” tegas Aunur Rafiq.

Rafiq menyadari jika Bumi Berazam belum bisa disandingkan dengan kabupaten/kota yang berhampiran dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia. Dalam artian, budaya tertib maupun menjaga bersih belum dapat disandingkan.

“Dengan pencanangan Karimun Bersih lah, kita coba wujudkan Karimun yang beriman, sehat, indah dan harmonis,” imbuhnya lagi.

Bupati menegaskan, jika persoalan sampah masih menjadi permasalahan yang sangat krusial. Selain volume sampah di Karimun mencapai 30 ton per hari, ditambah lahan tempat penampungan akhir sampah yang belum memadai.

“Persoalan sampah, harus terintegrasi dengan baik bersama masyarakat. Kalau ini dapat berjalan maka masalah kebersihan akan dapat kita selesaikan dengan cepat,” imbuhnya. (enl/bpos)

Respon Anda?

komentar