Perkuat Pengamanan Maritim, Singapura Luncurkan Kapal Perang

523
Pesona Indonesia
Kapal perang (LMV) Sovereignty yang diluncurkan. (Foto: channelnewsasia)
Kapal perang (LMV) Sovereignty yang diluncurkan. (Foto: channelnewsasia)

batampos.co.id – Tantangan di perairan Singapura yang makin kompleks membuat negara di seberang Batam ini terus memperkuat angkatan lautnya. Salah satunya, menambah armada perangnya.

Sabtu (16/4/2016) lalu, Singapura meluncurkan kapal misi pengamanan wilayah pesisir (LMV), Sovereignty. Ini kapal kedua Angkatan Laut Republik Singapura (RSN).

“Kunci mengamankan wilayah maritim kita adalah dengan memperkuat angkatan laut kita,” kata Penjabat Perdana Menteri, Teo Chee Hean, Sabtu (16/4/16) di acara peluncuran kapal tersebut.

Dia mencatat bahwa pelabuhan Singapura menjadi salah satu jalur perairan tersibuk di dunia, dengan lebih dari 1.000 kapal yang melewati Selat Singapura setiap hari. Namun, ia menambahkan bahwa lokasi geo-strategis negara ini dan volume lalu lintas maritim yang besar juga membuatnya rentan.

“Keamanan dari jalur laut dan pelabuhan kita dipengaruhi oleh pembajakan, perampokan laut, dan ancaman terorisme maritim transnasional yang muncul,” kata Teo.

Menurutnya, gangguan lalu lintas laut atau ancaman sekecil apapun yang datang dari banyak kapal berlayar melalui perairan Singapura, bisa memiliki dampak serius pada Singapura jika tidak diantisipasi.

Dia juga menggarisbawahi pentingnya inovasi dalam meningkatkan kemampuan angkatan laut untuk melindungi perairan Singapura.

Mr Teo mengatakan penggunaan teknologi canggih untuk merancang sistem operasional kapal yang memungkinkan untuk mendeteksi dan merespon lebih cepat terhadap ancaman maritim, sangat diperlukan.

Sovereignty adalah kapal kedua dari delapan LMV yang akan dibangun guna memperkuat angkatan laut Singapura. Kesepakatan pembuatan kapal tersebut dibuat dalam nota perjanjian antara Kementerian Pertahanan dan ST Engineering pada tahun 2013.

“Ini akan menggantikan Kapal Patroli Fearless yang telah bekerja selama sekitar 20 tahun,” ujar Teo.

Pejabat Perdana Menteri Singapura, Mr Teo Chee Hean, saat meluncurkan LMV Sovereignty, kapal perang baru Singapura, Sabtu (16/4/2016). Foto: facebook Teo Chee Hean
Pejabat Perdana Menteri Singapura, Mr Teo Chee Hean, saat meluncurkan LMV Sovereignty, kapal perang baru Singapura, Sabtu (16/4/2016). Foto: facebook Teo Chee Hean

Kedua LMVs yang diluncurkan direncanakan akan beroperasi penuh pada tahun depan, setelah menjalani uji coba laut.

Mengingat ancaman lewat laut, Mr Teo menekankan bahwa pasukan maritim negara itu harus bekerja sama dan membuat penggunaan paling efektif dari sumber daya serta tenaga kerja yang tersedia.

“Di luar kemampuan perangkat keras kita, kekuatan kita yang sebenarnya terletak pada ‘isi hati’dan orang-orang kita. Kita harus siap untuk berdiri bersama-sama dan mengatasi kemalangan untuk muncul sebagai pemenang dari setiap tantangan,” kata Mr Teo. (channelnewsasia/singapuraterkini/nur)

Respon Anda?

komentar