Pemprov Kepri Tarik Draf Ranperda SOTK

521
Pesona Indonesia
Jumaga Nadeak.  foto:cecep mulyana/batampos
Jumaga Nadeak. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Rencana Pemerintah Provinsi Kepri mengajukan draf peraturan daerah mengenai Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) ditarik. Pasalnya, ada wacana bahwasanya pemerintah pusat hendak melakukan penyeragaman terhadap SOTK seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak mengakui hal tersebut. “Ada undang-undangnya itu. Tapi Peraturan Pemerintah (PP) akan turun. Jadi kami memilih menunggu PP-nya turun dulu,” kata Jumaga, kemarin.

Tidak ada masalah, kata Jumaga, mengenai penarikan kembali draf Ranperda SOTK dari Pemprov Kepri yang sebelumnya sudah diserahkan ke jajarang anggota legislatif. Menurutnya, ini justru menjadikan kerja-kerja pembahasan ranperda lebih efektif.

“Bayangkan kalau sudah dibahas, habis itu PP-nya turun, apa tak kerja dua kalinya kita itu. Ini yang kami hindari,” ucap politisi yang akrab disapa Opung ini.

Namun, Jumaga tetap optimis tinggi bahwasanya pengesahan Ranperda SOTK ini bisa dikejar tahun ini. Pasalnya, ada kepastian Pemerintah Pusat bakal menurunkan PP SOTK ini sebelum tahun berganti.

“Kalau PP itu sudah turun, kami bakal dapat teknis pelaksanaan Perda SOTK ini seperti apa. Tapi, bulan apa turunnya, itu yang belum kami tahu,” ungkap Jumaga. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar