Pemko Harapkan Dana Bagi Hasil Sektor Pajak untuk Tutupi Defisit Rp 61 M

427
Pesona Indonesia
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. foto:yusnadi/batampos
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah berharap dana bagi hasil (DBH) sektor pajak tahun 2015 dari Provinsi Kepri segera dibayarkan. Sebab, dana tersebut dibutuhkan untuk menutupi defisit anggaran Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang tahun 2016 sekitar Rp 61 M.

“Tahun 2015 Pemrov Kepri harus menyetorkan Rp 110 M. Sudah terealisasi sekitar Rp 41,5 M, dan masih ada sekitar Rp 69,3 M yang harus disetor ke Kota Tanjungpinang,” ujar Lis Darmansyah, Rabu (20/4).

Dana Bagi Hasil yang dimaksud, kata Lis, antara lain dari sektor pajak kendaraan bermotor, bea balik nama, pajak balik nama, dan pajak rokok. “DBH yang belum disalurkan itu yang kami harapkan untuk menutupi defisit,” ujarnya.

Tapi, kendati begitu, kata Lis, pihaknya telah mengantisipasi defisit dengan melakukan efisiensi kegiatan. “Itu sudah diperhitungkan sejak jauh hari,” ujarnya.

Meskipun defisit, Lis mengatakan tidak akan mengorbankan hak pegawai di lingkungan Pemko Tanjungpinang, seperti pemotongan tunjangan. “Pemko sudah ada konsep dan telah memperhitungkan hal ini. Dan tidak akan dilakukan pemotongan tunjangan,” ujarnya.

Terkait defisit anggaran, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Ade Angga mengaku belum menerima laporan apapun dari Pemko Tanjungpinang. Ia berharap, Pemko Tanjungpinang segera mendudukkan persoalan tersebut. “Supaya nantinya tidak saling menyalahkan,” ujar Ade.

Tapi, kata Ade, ia akan segera menyurati Komisi I dan II DPRD Kota Tanjungpinang untuk memanggil Pemko Tanjungpinang, guna melakukan pembahasan lebih lanjut. “Kami akan segera mengundang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),” ujarnya.

Menurut Ade, Pemko Tanjungpinang harus bijak menyikapi kondisi keuangan saat ini. “Harus ada program yang dipending. Tapi tidak untuk program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar