Akikah Pakai Sabu sebagai Obat Kuat…….

739
Pesona Indonesia
Waria yang tertangkap karena menggunakan narkoba. foto:harry/batampos
Waria yang tertangkap karena menggunakan narkoba. foto:harry/batampos

batampos.co.id – Aditiya alias Mita, 23, wanita pria (waria) asal Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur (Bintim), dibekuk oleh anggota Polsek Bintim, Senin (18/4) sekitar pukul 22.00 WIB. Waria yang sering disapa Mita Imoet ini dibekuk karena tertangkap tangan memiliki narkoba jenis sabu.

“Waria ini sudah lama menjadi Target Operasi (TO) kita. Saat kita tangkap, waria itu tidak sedang mangkal di Pelabuhan Sribayintan melainkan sedang berada di salah satu wisma yang lokasinya tak jauh dari tempat mangkalnya,” ujar Kasatnarkoba Polres Bintan, Buala Harefa saat dikonfirmasi, Rabu (20/4).

Diceritakannya, Senin (18/4) malam itu seluruh jajaran anggota Polsek Bintim sedang menggelar Operasi Berantas Sindikat Narkoba (Bersinar) dengan melaksanakan patroli di seluruh kawasan bagian timur Bintan. Ketika sedang menyisir kawasan Pelabuhan Sribayintan anggotanya mendapatkan informasi ada salah seorang waria yang sedang mengkonsumsi narkoba. Dari nformasi itulah langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penggeledahan keseluruh kamar wisma tersebut.

Saat melakukan penggeledahan, lanjutnya, ditemukan seorang waria yang menggunakan pakaian minidress sedang asik menggunakan sabu. Sehingga anggotanya langsung menciduk dan menggelandangnya ke Mapolsek Bintim. Dari tempat penangkapan, juga diamankan tiga paket sabu seberat 0,38 gram, satu untit Handphone, mancis, bong, pipet, kotak rokok dan tas gandeng berwarna biru.

“Waria itu sempat melawan. Namun tetap kita gelandang ke Mapolsek Bintim. Akibat memiliki dan mengkonsumsi barang haram tersebut, waria ini dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Pasal 112 dan 114 dengan ancaman 12 tahun penjara,” ungkapnya.

Sementara Mita Imoet dihadapan penyidik mengaku barang haram tersebut didapatnya dari salah seorang bandar yang berada di Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Namun barang haram yang dibelinya itu bukan untuk dijual melainkan digunakan sendiri sebagai obat kuat.

“Akikah pakai sabu sebagai obat kuat dalam layanin pelanggan Pak Polisi. Bahkan bisa menjadikan akikah sensasi sehingga pelanggan bisa puas,” akunya dengan bahasa waria. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar