Bergerak Cepat, Polisi Ringkus Pelaku Perdagangan Manusia di Tanjung Uncang

936
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Mawar (bukan nama sebenarnya), 19 tahun mendatangi Polresta Barelang. Ia mengaku menjadi korban trafiking.

Mawar menceritakan kejadian itu bermula dari salah seorang wanita berinisial R menawarinya bekerja di salah satu rumah makan di Lampung dengan upah Rp. 100 ribu per harinya.

“Saya kerja karena ingin membantu biaya sekolah adik saya,” ungkap Mawar ketika ditemui di ruang Setral Pengaduan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolresta Barelang, Rabu (20/4) sore.

Namun setelah berangkat, Mawar bukannya dibawa ke Lampung akan tetapi ia dibawa ke Batam oleh seseorang yang berinisial R tersebut.

Sesampainya di Batam, pada hari pertama mawar langsung dibawa ke salah satu cafe remang-remang untuk dipekerjakan menjadi pelayan laki-laki hidung belang.

“Di hari pertama saya datang, saya perkenalan dulu. Lalu dihari kedua saya langsung disuruh pakai tanktop dan celana mini,” ceritanya.

Karena tidak sesuai dengan batinnya, akhirnya Mawar kabur dari tempat tersebut di saat yang lainnya sedang tertidur pulas.

Dalam pelariannya, Mawar tidak tau tujuan dari pelariannya tersebut. Hingga akhirnya ia memutuskan mendatangi RT tempat tinggalnya untuk meminta surat jalan agar dirinya bisa segera pulang ke kampung halamannya.

“Saya di sini tidak punya identitas sama sekali. Identitas saya ditahan sama mami tempat saya kerja, pak RT itulah yang ngantarkan saya ke paguyuban hingga akhirnya saya buat laporan ke polisi,” terangnya lagi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian mengatakan pihaknya akan menindak secara tegas kasus ini,
“Secepatnya akan kami proses,” pungkasnya singkat.

Janji itu ditepati Memo.

Tim buser yang mendatangi tempat Mawar dipekerjakan sebagai pemuas nafsu laki-laki hidung belang.

Tim dipimpin langsung oleh Kanit IV Polresta Barelang, Ipda Afuza Edmond, Rabu (20/4) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dari lokasi yang terletak dikawasan Hyundai Tanjunguncang itu, Sat Reskrim Polresta Barelang berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga menjadi pelaku dalam kasus trafiking terhadap Mawar.

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang berhasil kami amankan. Untuk siapa saja yang terlibat dalam kasus ini, nanti akan kami sampaikan,” ungkap Afuza singkat. (egi)

Respon Anda?

komentar