Empat Mesin PLTD Rusak, Pemadaman Bergilir di Karimun Berlangsung 4,5 Jam

1600
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Empat unit mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Bukit Carok milik PLN rayon Tanjungbalai Karimun, mengalami gangguan dan kerusakan. Akibat kekurangan daya dari empat unit mesin tersebut, PLN kembali melakukan pemadaman yang sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu.

“Sekali lagi saya mohon maaf kepada pelanggan. Atas pemadaman bergilir ini, disebabkan ada 4 unit mesin PLTD gangguan di antaranya satu mesin sewa gangguan dan 3 mesin milik PLN terjadi kerusakan disistem tegangan 110 Volt DC tidak bisa sinkron ke busbar 20 KV,” jelas Manager PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun Dedi Januar, Rabu (20/4).

Dengan demikian, daya yang ada di PLTD Bukit Carok mengalami kekurangan sebesar 4 MW. Namun, demikian pihak berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan pada 4 unit mesin PLTD tersebut. Sehingga, tidak terjadi pemadaman berkepanjangan nantinya.

”Untuk PLTU Tanjungsebatak tidak ada masalah. Jadi harap bersabar dulu, kita berusaha memperbaiki secepatnya,” kilahnya.

Lanjut Dedi, pihaknya juga sudah membuat surat pemberitahuan kepada seluruh pelanggan dan calon pelanggan PT PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepri Area Tanjungpinang Rayon Tanjungbalai Karimun. Untuk mulai tanggal 19 April tidak ada penyambungan baru dan tambah daya, hingga kondisi mesin di PLTD Bukit Carok kembali normal.

”Jadi untuk penyambungan baru dan tambah daya kita stop sementara dulu,” ucapnya.

Pemadaman tersebut terjadi sejak hari Senin (18/4) lalu hingga kini masih berlangsung sekitar 4,5 jam. Baik di siang hari maupun pada malam hari. Sedangkan, salah satu pelanggan, Elsa cukup menyayangkan, kembali terjadinya pemadaman listrik. Padahal sudah ada penambahan mesin genset, namun kenyataanya masih terjadi pemadaman.

”Ini manajemennya yang kacau. Udah tau kondisi saat ini cuaca panas, kenapa tidak diantisipasi jauh-jauh hari. Ditambah, pemasangan listrik terus dilakukan,” keluhnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar