Gema Lingga Laporkan Kondisi Jalur Lintas Timur ke Nurdin

834
Pesona Indonesia
Kondisi jalan lintas timur dan bukit baygon yang tinggi dan rusak parah. Pemkab Lingga harapkan keseriusan dan perhatian pemprov untuk membangun jalan provinsi ini.  foto: hasbi/batampos
Kondisi jalan lintas timur dan bukit baygon yang tinggi dan rusak parah. Pemkab Lingga harapkan keseriusan dan perhatian pemprov untuk membangun jalan provinsi ini. foto: hasbi/batampos

batampos.co.id – Ketua Gerakan Masyarakat (Gema) Lingga, Zuhardi, melaporkan kondisi jalan jalur lintas timur Lingga langsung kepada Plt Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Kondisi jalan rusak parah yang statusnya milik dan tanggung jawab Pemprov tersebut, sudah 20 tahun terabaikan.

Mewakili aspirasi masyarakat Kecamatan Lingga Timur dan sebagian desa Lingga Utara dijalur tersebut, Zuhardi datangi langsung kantor Gubernur. Kondisi ini, terang Zuhadi, harus langsung ia sampaikan. Sebagai amanah, dan duka warga Lingga Timur yang diabaikan Pemerintah Kepri.

“Kita silaturahmi dan sudah sampaikan langsung permintaan warga, membenahi jalur lintas timur. Bang Nurdin menyambut baik, dan tahun ini segera diperbaiki,” kata Juai, sapaan akrabnya, Rabu (20/4).

Ia harapkan, dimasa pemerintahan yang baru ini, di tangan Nurdin Basirun, Kabupaten Lingga ada perhatian khusus. Pembenahan infrastruktur jalan, menunjang konektivitas barang, orang dan ekonomi warga sudah seharusnya menjadi perhatian pemprov. Waktu 20 tahun, bukan waktu yang singkat.

“Sudah cukup lama kami mengimpikan jalan yang baik dan layak. Sudah 20 tahun kami menunggu. Kita minta dengan sangat, jangan ditunda-tunda lagi. Kami percayakan dan amanahkan ini kepada pemimpin,” tegas Juai.

Menurut Juai, jalan 14 Kilometer tersebut jika serius dikerjakan tidak akan memakan waktu yang lama. Jalan sudah terbuka dengan baik, hanya perlu pengaspalan ulang yang lebih layak. Perlu juga, kata Juai, dilakukan survei lapangan lagi, jika memang bisa lebih dipersingkat dan bukit-bukit tinggi untuk bisa dipangkas.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Bupati Lingga, Alias Wello juga menggesa pembenahan infrastruktur lintas timur yang semakin parah. Karena jalan milik provinsi, maka kewajiban pembenahan menjadi wewenang dan tugas Pemprov Kepri untuk menyisihkan dananya ke Kabupaten Lingga. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar