Masih ada yang menanyakan, Apa Agama Kartini?

831
Pesona Indonesia

kartinibatampos.co.id – Raden Ajeng Kartini dilahirkan di tengah keluarga yang memegang teguh tata aturan adat Jawa yang sangat ketat.

Lahir di Jepara pada 21 April 1879 dari darah seorang Bupati Jepara, RM Sosroningrat, membuat Kartini dituntut menjaga cara berbicara, cara berjalan, pola hidup, hingga masa depan.

Berikut 6 kutipan surat-surat Kartini soal Agama:

Hanya ada satu kemauan, yang boleh dan harus kita punya: kemauan untuk mengabdi kepadanya:Kebajikan (Surat Oktober 1900 kepada Ny.M.C.E. Ovink Soer)

Anak – anak dari satu Bapak, dasar segala agama dara dan saudari jadinya, harus saling cinta-mencintai, artinya tunjang-menunjang, bertolong-tolongan. Tolong-menolong, tunjang-menunjang, cinta-mencinta, itulah nada dasar segala agama (Surat 21 Juli 1902 kepada Ny. Van Kol)

Kami bernama orang-orang Islam karna kami keturunan orang-orang Islam, dan kami adalah Islam hanya pada sebutan belaka, tidak lebih. Tuhan, Allah, bagi kami adalah seruan, adalah bunyi tanpa makna. Demikianlah kami hidup terus sampai terbitlah matahari yang akan mendatangkan pergulingan di dalam kehidupan rohani kami. (Surat 15 Agustus 1902 kepada E.C Abendanon)

Saya bertekad dan berupaya memperbaiki citra Islam, yang selama ini kerap menjadi sasaran fitnah. Semoga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat agama lain memandang Islam sebagai agama disukai. (Surat kepada Ny Van Kol, tanggal 21 Juli 1902)

Sudah lewat masanya, semula kami mengira masyarakat Eropa itu benar-benar yang terbaik, tiada tara. Maafkan kami. Apakah ibu menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa di balik yang indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal yang sama sekali tidak patut disebut peradaban.

Tidak sekali-kali kami hendak menjadikan murid-murid kami sebagai orang setengah Eropa, atau orang Jawa kebarat-baratan. (Surat 27 Oktober 1902 kepada Ny Abendanon)

“Ingin benar saya menggunakan gelar tertinggi, yaitu Hamba Allah. (Surat kepada Ny Abendanon, bertanggal 1 Agustus 1903) (pjs)

Respon Anda?

komentar