Mau Konsultasi Pengangkatan Gubernur Definitif, Eh Mendagri Tidak Bisa Ditemui

277
Pesona Indonesia
Jumaga Nadeak.
Jumaga Nadeak.

batampos.co.id – Sudah dua hari terakhir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak berada di ibu kota Jakarta. Sejatinya, Rabu (20/4) kemarin, dirinya hendak sowan ke Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo. Namun, niatan ini urung terlaksana lantaran ada agenda di kalangan internal Kemendagri.

“Rupanya seluruh pejabat Kemendagri termasuk Pak Tjahjo sedang ikut Musrenbang Emas. Semuanya naik. Jadi tidak bisa aku akses,” ungkap Jumaga, melalui sambungan telepon, kemarin.

Sebenarnya, sambung Jumaga, Sekretariat DPRD Provinsi Kepri sudah berkirim surat mengenai kedatangan Jumaga ke Jakarta. Sehingga Jumaga merasa tidak ada yang aneh manakala mesti terbang ke Jakarta. “Tapi rupanya sudah terjadwal. Tak bisa kita apakan lagi,” ucap politisi PDIP ini.

Jumaga membeberkan, ada beberapa hal yang hendak disampaikannya ketika sowan ke Mendagri. Yang paling utama, kata dia, adalah soal mekanisme peralihan status Nurdin Basirun dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri menjadi gubernur definitif. Lalu masih berkenaan itu, juga tentang mekanisme penunjukan wakil gubernur yang bakal mendampingi Nurdin menuntaskan masa jabatan selama empat tahun lebih ke depan.

“Itu aja kedepan yang dipikirkankan dan dikonsultasikan,” ungkapnya.

Meski begitu, Jumaga menuturkan belum ada kendala kerja-kerja pemerintahan mengenai status Nurdin Basirun selaku Plt Gubernur Kepri. Jumaga malah mengapresiasi, masuknya radiogram Mendagri tentang pengangkatan Nurdin sebagai Plt Gubernur itu terbilang cepat. “Lebih cepat lebih bagus. Saya kira begitu. Biar tidak terjadi kekosongan jabatan dan tanggung jawab,” ucapnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar