Mantan Pacar Anggita Sari Pasrah Menanti Eksekusi Mati

1178
Pesona Indonesia
Freddy Budiman (paling kiri) di sela-sela tes urine di LP Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (20/4/2016). Foto: Radar Banyumas/JPG
Freddy Budiman (paling kiri) di sela-sela tes urine di LP Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (20/4/2016). Foto: Radar Banyumas/JPG

batampos.co.id – Freddy Budiman, terpidana mati kasus narkoba, kini menjalani sisa hidupnya di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Ia tak begitu mempersoalkan lagi vonis mati yang dijatuhkan kepadanya.

Ya, mantan kekasih Anggita Sari ini bahkan kini pasrah menanti eksekusi mati. “Ini konsekuensi dari kasus yang menimpa saya. Jadi tidak mengeluh akan hal itu,” ujarnya Rabu (20/4/2016), di sela-sela tes urine yang dilakukan BNN Kabupaten Cilacap.

Freddy mengaku tenang di lingkungan barunya itu.  Selain itu, dia juga mengaku semakin memperdalam ajaran agama. Sejak beberapa tahun lalu,  Freddy memang sudah memeluk Islam.

Meski mengakui menerima hukuman mati, namun Freddy tetap menempuh peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung. Kini ia pun sedang berharap-harap permohonan PK yang diajukannya bakal terkabul.

Freddy juga mengharapkan agar pemerintah lebih manusiawi menangani  napi narkoba. Menurutnya, banyak napi narkoba yang hanya terjebak.

Meski demikian ia memuji kebijakan Pemerintahan Joko Widodo yang tegas dalam pemberantasna narkoba.

“Secara pribadi saya salut dengan program pemberantasan narkoba yang dicanangkan Presiden Jokowi,” kata dia.

Menurut pandangannya, kini Indonesia sudah bukan pangsa pasar yang menjanjikan bagi bandar asal luar negeri.

“Saya banyak mendengar keluhan dari teman-teman luar negeri, sekarang Indonesia sudah bukan tempat yang nyaman dan menguntungkan sebagai pangsa pasar narkoba,” imbuhnya.(rez/jpg/ara/jpnn)

Respon Anda?

komentar