138 Paket Proyek Dilelang di Anambas, 50 Persen Proyek DAK

539
Pesona Indonesia
Akses jalan menuju Pasir Merah, Anambas membutuhkan penerangan jalan. Dari ratusan proyek pemerintah yang akan dilelang, warga Pasir Merah berharap ada pembangunan di daerahnya. foto:syahid/batampos
Akses jalan menuju Pasir Merah, Anambas membutuhkan penerangan jalan. Dari ratusan proyek pemerintah yang akan dilelang, warga Pasir Merah berharap ada pembangunan di daerahnya. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Kepala Bagian Pembangunan, Sekretariat Daerah Pemkab Anambas Azwandi, mengatakan, 2016 Pemkab Anambas memiliki 138 paket proyek besar dan akan dilakukan lelang. Sebanyak 72 paket di antaranya merupakan proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Hingga saat ini sudah 31 paket proyek yang telah diterbitkan Surat Perintah Tugas (SPT) pelelangan.

”Ada 31 paket yang sudah terbit SPT dan semuanya dari DAK. Ada juga 4 paket proyek sharing dana dengan Provinsi Kepri dan 10 paket dari APBD Anambas. Sudah dilelang, tapi belum ada pemenangnya,” ujar Azwandi di ruang kerjanya, Kamis (21/4).

Azwandi menjelaskan, terdapat juga 24 paket yang merupakan proyek pengentasan kemiskinan (Taskin) yang bersumber dari APBD Provinsi Kepri sebesar Rp 34 miliar. Proyek tersebut, kata Azwandi, ada kemungkinan ditiadakan pada APBD Perubahan mendatang lantaran pihak provinsi sendiri belum memiliki anggaran. ”Ada 24 paket taskin yang akan dihilangkan karena belum ada anggaran,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Azwandi, ada kemungkinan juga terjadi penurunan besaran APBD Perubahan Anambas. Tahun 2016 sambungnya, APBD Anambas sebesar Rp 979 miliar, tapi karena ada utang dan perkiraan defisit anggaran, maka diperkirakan akan jauh berkurang.

”Meskipun sudah banyak berkurang, masih banyak proyek besar yang akan dikerjakan di tahun ini,” ujarnya.

Dikatakan Azwandi, proyek pembangunan yang akan segera dikerjakan di antaranya pembangunan jalan Letung-Rewak yang sudah dianggarkan Rp 14,5 miliar. Kemudian jalan Rintis-Air Bini Rp 12 miliar. ”Karena pembangunan jalan itu sifatnya lanjutan dari pembangunan tahun sebelumnya,” jelasnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar