Kebakaran Hutan di Natuna Meluas, Sulit Dikendalikan

473
Pesona Indonesia
Seorang anggota TNI mengecek lahan  terbakar  yang berhasil dipadamkan agar tidak terus meluas. foto:aulia rahman/batampos
Seorang anggota TNI mengecek lahan terbakar yang berhasil dipadamkan. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Kebakaran hutan dan lahan di Natuna terus meluas, bahkan sudah merembet ke hutan lindung di Kecamatan Bunguran Selatan, Kamis (21/4).

Mayor Laut (P) Marfin Marvell F, Pasops Lanal Ranai yang mempimpin pemadaman kebakaran hutan di Setengar mengaku, api sudah sulit dijinakkan. Meski sudah mengerahkan kekuatan seluruh personel Lanal dan dibantu personel Kompi D dan Polres.

Sudah tiga, tim gabungan TNI dan Polres Natuna terjun kelokasi kebakaran, namun cuaca yang sangat terik membuat api mudah menyala didalam hutan.

“Sudah disiram, tapi apinya tetap nyala lagi. Kami tetap bertahan semampunya, kadang-kadang personel harus nyebur ke laut, menahan mata perih akibat asap tebal,” sebut Marfin, Kamis (21/4).

Mantan Komandan KRI ini mengaku, titik api sangat banyak, bahkan sudah menjangkau hutan di Binjai, Kecamatan Bunguran Barat dan hutan Kelarik di Kecamatan Bunguran Utara.

“Kebakaran sekarang hanya minta bantuan maha kuasa turunkan hujan,” ungkap Marfin.

Hambatan lainnya katanya, lahan gambut membuat medan sangat sulit. Mobil pemadam yang dikerahkan hanya bisa menjangkau sekitar area kebakaran.

“Asap sangat pekat, jarak pandang hanya 5 sampai 10 meter. Pertimbangannya keselamatan personel,” kata Marfin.

Pantauan Batampos, pemadaman kebakaran hutan lindung di Setengar, sudah mendekati pemukiman penduduk, yang tinggal tidak jauh dari kawasan hutan. Meski Lanal sudah mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan tiga mobil tanki air, api terus melebar.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar