8 WNI Ditangkap Kepolisian Malaysia

521
Pesona Indonesia
TB Buana Superior dan tongkang Buana Samudera 05  yang diamankan kepolisian maritim Malaysia bersama 8 ABK WNI. Foto: the star
TB Buana Superior dan tongkang Buana Samudera 05 yang diamankan kepolisian maritim Malaysia bersama 8 ABK WNI. Foto: the star

batampos.co.id – Kepolisian Maritim Malaysia menahan kapal tunda dan tongkang yang mengangkut pasir dari perairan Pengerang ke Singapura. Delapan anak buah kapal (ABK) semuanya warga negara Indonesia (WNI) ditahan.

Asia One melaporkan, Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) menangkap kapal patroli itu 3,4 mil laut selatan dari Teluk Ramunia, Rabu (20/4/16) pukul 10.15.

Kepala Penegakan Badan Maritim Tanjung Sedili, Kapten Amran Daud, mengatakan kapal tunda asing dan tongkang itu membawa sekitar 145 ton pasir dari Kuantan ke Singapura.

“Saat pengecekan di tugboat TB Buana Superior dan tongkang Buana Samudera 05 yang terdaftar di Batam, ditemukan delapan awak Indonesia termasuk kapten yang berusia antara 21 hingga 38 tahun,” ujar Daud.

“Awak kapal telah dibawa ke MMEA yang berbasis di Tanjung Sedili untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya, Kamis(21/4/2016).

Daud menambahkan  kasus ini akan diselidiki di bawah Customs Act 1967 karena menyelundupkan barang kena pajak, yang berpotensi didenda hingga 10 kali lipat dari nilai barang yang dibawa. (asiaone/singapuraterkini)

Respon Anda?

komentar