Belasan Pemuda Mengamuk di Pujasera Bintan Plaza

424
Pesona Indonesia
Puluhan kursi dan meja berserakan di jalan usai dihancurkan sekelompok pemuda di Komplek Bintan Plaza. foto:osias de/batampos
Puluhan kursi dan meja berserakan di jalan usai dihancurkan sekelompok pemuda di Komplek Bintan Plaza. foto:osias de/batampos

batampos.co.id – Belasan pemuda tak dikenal, mengamuk serta menghancurkan sejumlah kursi dan meja di Pujasera Bintan Plaza, Rabu (20/4) sekitar pukul 20.30 WIB. Diduga amukan segerombolan pemuda itu lantaran rekan mereka menjadi korban pemukulan di lokasi tersebut dini hari sebelumnya. Akibatnya rekan mereka harus mendapatkan perawat medis di rumah sakit.

Infomasi yang dihimpun, belasan pemuda datang ke kawasan Bintan Plaza menggunakan kendaraan roda dua. Mereka juga membawa balok kecil. Di lokasi mereka meminta pedagang yang berjualan di area pujasera agar menutup tempat berjualannya.
Selain itu, mereka juga mengamuk dengan membalikkan dan kursi serta memecahkan gelas dari beberapa lapak jualan yang berada di sana. Melihat itu, pedagang akhirnya menutup jualan karena takut menjadi tempat pelampiasan kebrutalan segerombolan pemuda tersebut.

Tidak lama kemudian puluhan anggota Polres Tanjungpinang pun turun ke lokasi kejadian, namun para pemuda tersebut sudah meninggalkan lokasi terlebih dulu.

Salah seorang pedagang, yang minta namanya tak disebutkan mengatakan dirinya terkejut ketika segerombolan pemuda tersebut datang ke tempatnya berjualan dan membentak dirinya. Memang dini hari sebelumnya ada perkelahian di kawasan pujasera Bintan Plaza tersebut.

”Mereka datang teriak-teriak, kemudian menghancurkan meja kursi dan memecahkan botol dan gelas dari warung yang berjualan di dalam sini (pujasera). Saya pun sempat didatangi mereka, mereka suruh saya tidak usah berjualan kalau tidak dihancurkan tempat jualan saya,” ujar wanita tersebut gemetaran.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Kristian Siagian, mengatakan, terkait hal tersebut pihaknya telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat pemukulan dan pengrusakan.
”Kami tetapkan ke lima tersangka. Dua merupakan pelaku pemukulan, tiga pelaku pengrusakan,” ujar Krist, sapaan akrab Kapolres, Kamis (21/4).

Dikatakan Krist, pihaknya akan bekerja secara profesional sesuai dengan laporan dan alat bukti yang didapatkan. Ke lima orang yang diamankan tersebut akan dikenakan pasal KUHP sesuai dengan perbuatannya. ”Proses hukum akan kami lakukan secara profesional terhadap ke lima orang tersebut sesuai dengan kesalahannya masing-masing,’’ ucap Krist. ***

Respon Anda?

komentar