Sekolah Polisi Negara di Tanjungbatu Segera Digunakan

3172
Pesona Indonesia
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian didampingi Bupati Karimun Aunur Rafiq meninjau persiapan SPN Tanjungbatu. foto:imam soekarno/batampos
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian didampingi Bupati Karimun Aunur Rafiq meninjau persiapan SPN Tanjungbatu. foto:imam soekarno/batampos

batampos.co.id – Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian menegaskan Sekolah Polisi Negara (SPN) di Tanjungbatu siap ditempati dalam waktu dekat. Rasa optimis tersebut dikarenakan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah siap membantu kekurangan yang ada termasuk dari Polda Kepri sendiri. Sehingga cita-cita masyarakat Provinsi Kepri untuk memiliki sekolah polisi negara bisa terakomodir.

“Insya Allah pada bulan Agustus nantinya ada pendidikan pembentukan bintara dan untuk program pendidikan (Prodik) lainya. Dalam satu tahun ada 36 pelatihan ditambah pembentukan bintara dan dapat digunakan pelatihan prajabatan, pelatihan pamong praja, pelatihan sekuriti juga pelatihan generasi muda semua dapat dilakukan di SPN Tanjungbatu,” terang Kapolda.

Ditambahkannya, kondisi fisik SPN saat ini sekitar 50 persen tetapi memang anggaran berbasis kinerja sambil menunggu anggaran 2017. Tetapi ada beberapa pihak nantinya akan membantu secara akselerasi sehingga pada 2016 bisa melakukan program pendidikan (prodik) pertama. Dengan dibukanya SPN Tanjungbatu, masyarakat menyambut gembira karena perekonomian bakal hidup. Tidak perlu lagi membuat program untuk mendatangkan wisatawan karena sudah datang sendiri. Diperkirakan ada 150 siswa, 100 orang anggota tenaga pendidik dan seribuan orang bakal datang ke Tanjungbatu.

Sementara Bupati Karimun Aunur Rafiq menyambut positif dengan dibukanya SPN di Tanjungbatu karena dapat menghidupkan ekonomi masyarakat. Keberadaan SPN Tanjungbatu bisa menghidupkan sektor ekonomi, seperti hotel, tukang ojek, rumah makan dan lainya.

“Pemerintah Kabupaten Karimun mengapresiasi dan menyambut baik dengan dibukanya SPN di Tanjungbatu, untuk mendidik anak serta generasi muda menjadi anggota polisi,” kata Rafiq. (ims/bpos)

Respon Anda?

komentar