Tanjungpinang Pilot Project Kampung Zero Narkoba

499
Pesona Indonesia
Kapolres Tanjungpinang AKBP Kristian Siagian, bersama perwakilan pelajar usai sosialisasi menuju Tanjungpinang Zero Narkoba. foto:osias de/batampos
Kapolres Tanjungpinang AKBP Kristian Siagian, bersama perwakilan pelajar usai sosialisasi menuju Tanjungpinang Zero Narkoba. foto:osias de/batampos

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang giat melakukan sosialisasi ke berbagai elemen masyarakat Kota Tanjungpinang tentang narkoba. Tujuannya untuk mewujudkan Impian Anak Pulau Menuju Tanjungpinang Zero Narkoba guna menciptakan generasi tangguh untuk Indonesia Hebat. Sedangkan launching dilaksanakan Rabu (27/4).

Kapolres Tanjungpinang, AkBP Kristian Siagian, mengatakan, program Tanjungpinang Zero Narkoba dalam upaya memberantas peredaran narkoba di Ibu Kota Provinsi Kepri. Kegiatan ini sebagai bentuk respon Indonesia darurat narkoba, sesuai dengan perintah Presiden Republik Indonesia.

”Program ini awalnya kami dapat saat turun ke masyarakat. Semangat tersebut membuat Polres Tanjungpinang mengambil langkah strategis menjadikan narkoba musuh bersama rakyat,” ujar kapolres usai melakukan sosialisasi kepada perwakilan pelajar se Tanjungpinang di Polres Tanjungpinang, Kamis (21/4).

Dikatakan Krist, begitu dirinya dipanggil, pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) telah berkomitmen menciptakan Tanjungpinang, Kota yang bebas dari peredaran narkoba dengan melakukan sosialisasi dari berbagai kalangan pelajar, RT RW, Pelajar, TNI-Polri, PNS dan lapisan masyarakat lainnya.

”Polres Tanjungpinang dijadikan pilot project menuju Kampung Zero Narkoba. Nantinya dilaksanakan seluruh Polres. Program Impian Anak Pulau Menuju Tanjungpinang Bebas Narkoba akan di-launching oleh bapak Kapolda pada (27/4) mendatang,” ucap Krist.

Pihaknya melalui jajaran Polsek juga memasang spanduk di setiap sudut Tanjungpinang. Tujuannya, untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat agar segera melaporkan jika mengetahui adanya praktik narkoba di lingkungan masing-masing. (ias/bpos)

Respon Anda?

komentar