Tekan Penyelundupan, BC Batam Akan Tutup Pelabuhan Tikus

569
Pesona Indonesia
Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Nugroho.
Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Nugroho.

batampos.co.id – Bea Cukai Batam berencana akan menutup puluhan pelabuhan tikus secara perlahan-lahan. Hal ini dilakukan menanggapi anjuran Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. Namun untuk penertiban ini pihak Bea Cukai meminta partisipasi semua pihak. Sehingga dalam penertiban berjalan lancar.

”Saya sangat senang wacana yang dilontarkan Pak Menteri. Saya dukung rencana beliau ini,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Nugroho Wahyu Widodo, kemarin.

Ia mengatakan dengan ditutupnya puluhan pelabuhan tikus tersebut, akan mempermudah kerja Bea Cukai. Baik itu secara pengawasan maupun penindakan. ”Kalau tak ada lagi pelabuhan tikus, kemungkinan penyelundupan barang ini makin kecil,” ungkapnya.

Bila nantinya hanya pelabuhan resmi saja beroperasi. Nugroho optimis pengawasan akan menjadi lebih ketat. Barang-barang masuk, dapat terpantau secara seksama. Tapi saat ini pelabuhan tikus masih banyak, Nugroho mengakui kewalahan dalam pengawasan. Sebab anggota yang dimilikinya terbatas. Sehingga tak bisa memantau barang-barang keluar masuk di pelabuhan tikus. Sebab saat fokus ke belasan pelabuhan tikus, barang selundupan malah masuk melalui pelabuhan lain.

”Rencana Pak Jonan terealisasi, semua barang yang masuk Batam terawasi. Sehingga barang-barang yang berbahaya, tak akan masuk ke Batam,” ungkapnya.

Nugoroho mengungkapkan mulai minggu depan pihaknya akan menggelar operasi gerhana. Hal ini guna menangkal aksi penyelundupan. ”Semua unsur bakal turun dalam operasi ini, akan kami tangkap para penyelundup barang,” ujarnya. (ska)

Respon Anda?

komentar