Warga Cipta Asri Tembesi Kecewa, Retribusi Rutin Dipungut Tapi Sampah Jarang Diangkut

537
Pesona Indonesia
Tumpukan sampah di pinggir Jalan Trans Barelang. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Tumpukan sampah di pinggir Jalan Trans Barelang. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Warga Perumahan Taman Cipta Asri Tembesi kecewa kepada petugas kebersihan. Pasalnya sampah diangkut dua minggu satu kali.

“Kadang lebih dua minggu,” ujar Zakia warga blok G Perumahan Taman Cipta Asri Tembesi, Kamis (21/4).

Zakia mengatakan, kejadian tersebut sudah dialami warga Perumahan Taman Cipta Asri setelah lebaran sejak bulan tujuh 2015. Hingga kini sampah selalu diangkut terlambat. “Sampai bau dan banyak belatung,” kata Zakia.

Padahal pihak retribusi selalu menagih setiap bulan tanpa ada tunggakan sedikitpun dari warga perumahan ini. “Satu bulan kita bayar Rp 7 ribu,” bebernya.

Masih di Perumahan yang sama, di Blok E misalnnya, retribusi yang dibayar lebih besar dari blok lainnya. Satu bulan blok E membayar sebesar Rp 9 ribu.

“Seharusnya diangkut tiga hari sekali, kalau tidak seminggu satu kali cukup lah,” ungkap Atik.

Permasalahan ini sering disampaikan kepada petugas retribusi, namun hingga kini tak urung ditanggapi. “Bukan bagian saya, bagian yang ngutip beda lagi,” imbuhnya.

Akibatnya petugas kebersihan jarang mengambil sampah. Warga Perumahan Taman Cipta Asri terpaksa membuang sampah di pinggir Jalan raya Trans Barelang. (cr14)

Baca juga:

Sampah Berserakan di Ruas Jalan Baru Belakang Uniba

Perda Sampah di Batam Mulai Diterapkan, Buang Sampah Sembarangan Bisa Didenda Rp 50 Juta

Perda Lamban Diterapkan, Banyak Warga Buang Sampah Sembarangan

DPRD Tuding DKP Batam Tempatkan Petugas Kebersihan Hanya di Pusat Kota

Jarang Diangkut, Warga Buang Sampah di Pinggir Jalan

Respon Anda?

komentar