Generator Korslet, Feri Dipenuhi Asap, Penumpang Wave Master Panik

606
Pesona Indonesia
Penumpang Wave Master 6 dari Singapura tujuan Batam berdiri bersiap keluar kapal saat asap mulai memenuhi ruang penumpang, Jumat (22/4/2016). nyaris terbakar setelah salah satu generatornya korslet sekitar 5 menit setelah bertolak dari Singapura. Foto: Galih/batampos
Penumpang Wave Master 6 dari Singapura tujuan Batam berdiri bersiap keluar kapal saat asap mulai memenuhi ruang penumpang, Jumat (22/4/2016). nyaris terbakar setelah salah satu generatornya korslet sekitar 5 menit setelah bertolak dari Singapura. Foto: Galih/batampos

batampos.co.id – Baru beberapa menit meninggalkan Pelabuhan Harbour Front menuju pelabuhan Batam Center Batam, ratusan penumpang feri Wave Master 6 panik karena tiba-tiba muncul asap tebal dari ruang mesin hingga memenuhi ruang penumpang, Jumat (22/4) sekitar pukul 21.00 waktu Singapura.

Galih, wartawan Batam Pos (batampos.co.id grup) yang menjadi salah satu penumpang di dalam feri Wave Master 6 menceritakan, saat berangkat, feri tak mengalami kendala apapun.

Namun, sekitar lima menit meninggalkan Pelabuhan Harbour Front, mendadak alarm feri berdering nyaring tak berhenti. Tapi penumpang tak curiga.

Penumpang baru panik saat mencium aroma terbakar yang diikuti keluarnya asap dari ruang mesin yang langsung menyebar ke ruang kabin kapal.

“Penumpang yang duduk di belakang spontan berteriak ada asap, kapal terbakar,” ujar Galih menirukan reaksi penumpang saat itu.

Mengetahui hal itu, penumpang di depan yang awalnya tenang-tenang saja, juga panik. Mereka langsung berdiri dan berlari menuju pintu keluar di ruang tengah.

Benar saja, asap di ruang belakang dan tengah dalam hitunga  detik sudah memenuhi kabin kapal.

Penumpang yang duduk di bagian depan memilih kembali berebut ke ruang tengah menuju pintu keluar. Sedangkan penumpang yang duduk di kursi belakang memilih berebut dan berdesak-desakan menuju pintu belakang feri.

Kepanikan makin menjadi-jadi saat mesin feri mati, dan seluruh lampu dalam feri juga padam.

Beruntung para ABK langsung tanggap dan segera membuka pintu feri dari segala sisi baik di belakang maupun pintu tengah, supaya asap bisa keluar dan penumpang bisa bernafas dengan lega.

Akhirnya asap bisa keluar dan korsleting bisa diatasi oleh para awak mesin dengan menyemprotkan racun api serta dipadamkan menggunakan handuk yang dibasahi.

Menurut salah satu ABK Wave Master 6, Ahmanda, asap tersebut berasal dari salah satu mesin generator yang meledak karena terjadi korsleting.

“Iya sebenarnya tak terlalu bahaya, hanya salah satu generator saja korslet. Makanya keluar asap tebal hingga naik ke ruang penumpang,” ujar Manda, panggilannya. (gas)

Respon Anda?

komentar