SMK di Kundur akan Buka Jurusan Otomotif dan Teknik Las

466
Pesona Indonesia
Plt Gubri Nurdin Basirun menandatangani prasasti pembangunan SMK Teknologi Kundur. foto:imam soekarno/batampos
Plt Gubri Nurdin Basirun menandatangani prasasti pembangunan SMK Teknologi Kundur. foto:imam soekarno/batampos

batampos.co.id – Pendidikan masih jadi prioritas utama bagi pemerintah Provinsi Kepri. Meski saat ini Pemprov masih dihadapkan dengan defisit anggaran, Plt Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menegaskan komitmennya untuk tidak mengutak-atik anggaran pendidikan.

“Khusus untuk pendidikan, pembangunan harus terus berlanjut meski saat ini kita dihadapkan dengan defisit anggaran,” ucap Nurdin dalam sambutannya saat meresmikan SMK Teknologi, di Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Jumat (22/4).

Tantangan yang dihadapi dunia pendidikan di Kepri saat ini beragam. Misalnya saja adalah bagaimana mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antara kabupaten dan kota. Karena pendidikan adalah kunci meningkatnya Indek Pembangunan Manusia (IPM)

“Saya punya impian, semua sekolah di seluruh Kepri kualitasnya bisa standar nasional,” harap Nurdin.

Tak hanya itu, Ia juga menantang agar setiap kabupaten kota berlomba-lomba mempertahankan dan meningkatkan standar pendidikannya. Jika ini dapat terwujud, Nurdin yakin Kepri kedepan tidak akan kekurangan sumber daya manusia andal.

Sebelumnya, Kadis Pendidikan Kepri Yatim Mustafa mengatakan bahwa kehadiran SMK di Kundur Utara merupakan impian dari mantan Gubernur Kepri Muhammad Sani. Saat itu, Sani memiliki cita-cita Kundur memiliki sekolah kejuruan yang punya kualitas nasional.

“Ide mendirikan SMKN ini datang dari mendiang Gubernur kita, Pak Sani tahun 2012 lalu. Ia punya cita-cita di Tanjungberlian hadir sekolah SMK,” ujar Yatim.

Dinas pendidikan saat itu langsung berkoordinasi dan akhirnya mendapatkan lahan hasil hibah keluarga Syamsir bin Hamzah. Selanjutnya, tahun 2013 dimulai pembangunan dengan pagu anggaran awal senilai Rp 3 miliar lebih.

“Agar bisa lengkap, dengan labornya dibutuhkan sekitar Rp20 miliar. Saya yakin dibawah bapak Plt Gubernur, SMK ini bisa lebih lengkap,” jelasnya.

SMKN Teknologi Kundur ini berdiri memiliki satu gedung dengan dua lantai. Sekolah yang direncanakan memulai menerima siswa baru untuk tahun ajaran besok ini memiliki sepuluh kelas dengan dua jurusan yaitu otomotif dan teknik las.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar