Said Haris Yakob memberikan penjelasan kepada Kasat Intel Polres Tanjungpinang AKP Heri Adhar, terkait rencana aksi. foto:jailani/batampos
Said Haris Yakob memberikan penjelasan kepada Kasat Intel Polres Tanjungpinang AKP Heri Adhar, terkait rencana aksi. foto:jailani/batampos

batampos.co.id – Sekitar 1.000 demonstran dari berbagai elemen masyarakat di Provinsi Kepri akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (25/4) depan. Adapun tuntutannya adalah meminta Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun “membasmi” pembuat kegaduhan di lingkungan Pemprov Kepri.

“Masyarakat sudah habis kesabaran, karena selama ini kita diam. Akan tetapi tindakan yang dilakukan Plt Sekda Kepri semakin menjadi-jadi,” ucap Said Haris Yakob yang merupakan Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri tersebut, Jumat (22/4) di sela-sela rapat koordinasi bersama Ormas, LSM, dan OKP di Tanjungpinang.

Ditegaskannya, kepada Nurdin Basirun untuk dapat menghadirkan Plt Sekda Kepri Reni Yusneli. Karena dia adalah biang kerok terjadinya kegaduhan yang mengganggu masyarakat Kepri. Apalagi sudah membuat laporan polisi terkait dugaan pemalsuan tandatangan almarhum Gubernur Kepri Muhammad Sani.

“Sangat disayangkan, bapak gubernur kita sudah beristirahat dengan tenang. Bahkan, kuburannya saja belum kering, sudah diganggu dengan yang tidak semestinya dilakukan. Tidak ada untungnya mencari kesalahan-kesalahan orang yang sudah meninggal,” kesal Said Haris.

Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri sangat menginginkan Provinsi Kepri ini aman, damai. Sehingga ketentraman masyarakat Kepri selalu terjaga. Ditegaskannya, baik LAM maupun Zuriat Kerajaan Riau Lingga, serta seluruh masyarakat Kepri tentunya tidak ingin marwah pemimpinnya diinjak-injak.

“Kami yakin, kalau tidak ada laporan yang dibuat kemarin, tentu tidak akan terjadi konflik. Seharusnya, sebagai seorang Plt Sekda harus bijak bertindak. Bukan bisanya hanya membuat kekacauan seperti sekarang ini,” cetus Said Haris yang bakal memimpin demonstran.

Adapun organisasi yang akan terlibat dalam aksi damai nanti adalah LAM Kepri, Pendekar Provinsi Kepri, Pendekar Kota Tanjungpinang, Perpat Provinsi Kepri, Perpat Kota Tanjungpinang, Gerakan Anak Melayu Kepri (GAM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Simpatisan Sani-Nurdin (Sanur), Tim Relawan Sani, dan Bara Sani.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar