Tidak Disiplin, 3 Guru di Tanjungpinang Bakal Diberhentikan

426
Pesona Indonesia
Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, HZ Dadang Abdul Gani. foto:yusnadi/batampos
Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, HZ Dadang Abdul Gani. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang bakal memberhentikan tiga guru di Tanjungpinang, karena melanggar kedisiplinan dengan tidak masuk kerja lebih dari 46 hari.

“Ketidakdisiplinan yang dilakukan tiga guru tersebut memenuhi syarat pemberhentian,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tanjungpinang, Raja Khairani di Hotel Comfort Tanjungpinang, Jumat (22/4).

Khairani melanjutkan, putusan pemberhentian tiga guru tersebut harus melalui berbagai prosedur, seperti pemanggilan guru, dan rapat terkait itu. “Keputusan tidak di saya, melainkan harus ada tim. Dan Senin (25/4) nanti akan dirapatkan kembali,” tuturnya.

Khairani berharap, pegawai di lingkungan Pemko Tanjungpinang tidak mencontoh hal itu. “(Guru) yang lain jangan meniru, karena kami tidak main-main soal kedisiplinan,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang, HZ Dadang Abdul Gani telah menyerahkan persoalan tersebut kepada BKPP Kota Tanjungpinang. Sebab, kata dia, persoalan ini tidak langsung sampai ke BKPP, melainkan telah ditangani Kepala Sekolah dan Disdik. “Sampai ke BKPP karena sudah kronis,” ujarnya.

Terkait itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Tanjungpinang untuk menghindari ketidakdisiplinan. “Janganlah sampai tidak disiplin. Kalau diberhentikan kan sayang. Karena masuk PNS tidak mudah,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar