Penyelundup Rokok yang Ditembak Konsumsi Sabu Sebelum Tertangkap

973
Pesona Indonesia
Korban terluka saat dievakuasi dengan Ambulans.
Korban terluka saat dievakuasi dengan Ambulans. Foto: osias

batampos.co.id – Kepala Bea Cukai (BC) Batam, Nugroho Wahyu Widodo mengungkapkan penembakan terhadap penyelundup rokok dilakukan telah dilakukan sesuai prosedur.

Baca Juga: Terduga Penyelundup Rokok Tertembus Timah Panas

Petugas Bea Cukai yang berada di Kapal Patroli Kanwil khusus DJBC Kepri BC 100022, sudah memberikan peringatan terhadap awak kapal. Sebab pada saat pengejaran, petugas BC sudah meminta nakhodanya untuk berhenti. Tapi tak mendapat respon.

“Lalu dilakukan tembakan peringatan ke udara juga,” kata Nugroho, Sabtu malam (23/4/2016).

Tapi, kata Nugroho tembakan peringatan tersebut, tak menciutkan nyali penyelundup rokok tersebut. Sehingga dalam upaya menghentikan laju speedboat-nya, petugas terpaksa menembak ke arah mesin. “Empat mesin tertembak,” ungkapnya.

Dari penyelidikan yang dilakukan pihak BC, ABK kapal sebelum berlayar terlebih dahulu mengkonsumsi narkoba jenis sabu. “Tes urine sedang kami lakukan,” ujarnya.

ABK yang diduga terluka akibat pecahan peluru tersebut, dibawa ke rumah sakit di Batam. Sedangkan tujuh ABK lainnya telah berada di Tanjungbalai Karimun, untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut.

Kapal speed boat yang ditegah Bea Cukai di Pulau Mantang ini kedapatan membawa rokok impor. (ska/bp)

Respon Anda?

komentar