Rokok yang Hendak Diselundupkan Bernilai Rp 1.390.500.000

881
Pesona Indonesia
Korban terluka saat dievakuasi dengan Ambulans.
Korban terluka saat dievakuasi dengan Ambulans.

batampos.co.id – Kasus pengejaran terhadap upaya penyelundupan rokok dibenarkan oleh┬áKepala Bidang Operasi dan Penindakan kanwil Khusus DJBC, R Evi.

“Rokok yang coba diselundupan tersebut bernilai Rp 1.390.500.000 dan perkiraan kerugian negara mencapai Rp 1.570.000.000,” ujar Evi di Karimun.

Modus penyelundup ialah rokok yang berasal dari Batam seolah-olah akan diekspor ke luar negeri. Namun, sesampainya di peraiiran OPL Timur speed boat kembali ke perairan Indonesia.

Penyelundup menggunakan speed boat dengan kekuatan 5 mesin berlayar dari outer of port limit (OPL) sebelah timur dengan tujuan Pulau Kijang membawa muatan 347 bal rokok dan 18 karung rokok merk Luffman dan A100.

Mereka terpaksa ditembak kapal patroli BC Mustang 10021 dari Kanwil Khusus DJBC Tanjungbalai Karimun di perairan Pulau Mantang, Sabtu (23/4).

“Sebelum penembakan dilakukan, kami melakukan kejar-kejaran terlebih dulu. Bahkan, beberapa kali penembakan peringatan kami berikan, namun speed boat tersebut tetap melaju. Akhirnya, kapal patroli kami melakukan penembakan terhadap 4 mesinnya. Namun tetap pelaku penyelundupan berusaha melarikan diri. Sampai akhirnya penembakan yang dilakukan anggota kami mengenai tekong speed boat berinisial RS, 34,” ujar Kepala Bidang Operasi dan Penindakan kanwil Khusus DJBC, R Evi.

Setelah tekong tertembak, lanjut Evi, barang bukti beserta 6 orang krunya dibawa ke Tanjungbalai Karimun. Sedangkan, tekongnya sendiri dibawa ke darat untuk mendapatkan perawatan. Peluru yang bersarang di RS sudah berhasil dikeluarkan oleh tim medis.

Sementara itu, 6 orang yang dibawa bersama barang bukti langsung dilakukan tes urin. semuanya positif menggunakan amphetamine dan metamphetamine. Sehingga, untuk penanganan lebih lanjut pihaknya telah menyerahkan ke Polres Karimun. (san)

Respon Anda?

komentar