Habibie: Konsep Peraturan Undang-Undang untuk Batam Harus lebih Modern

1797
Pesona Indonesia
Habibie (berpeci) berbincang dengan Hatanto (kiri).
Habibie (berpeci) berbincang dengan Hatanto (kiri).

batampos.co.id – Bapak pembangunan Batam, BJ Habibie berpesan, percepatan pembanguan Pulau Batam oleh BP Batam harus segera diwujudkan, diawali dari peraturan-peraturan dasar yang secara cepat harus diubah.

Habibie menambahkan peraturan yang sifatnya menghambat pembangunan Batam harus diubah.

Konsep peraturan Undang-Undang untuk Batam harus lebih modern, serta jadikan sumber daya manusia di Batam dengan produktifitas yang tinggi.

Pesan ini ia sampaikan kepada rombongan Jajaran Pimpinan BP Batam yang dipimpin oleh Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro saat berkunjung ke Kediaman B.J Habibie, di Jakarta, Jumat, (22/4/2016).

Habibie juga menyampaikan terima kasih pada Kepala BP Batam beserta jajaranya karena bersedia di tugaskan untuk melanjutakan pembangunan Batam.

“Lanjutkan Estafet Pembangunan Batam sehingga misi untuk pembangunan ini dapat terwujud, lanjutkan pembangunan Batam jangan hanya berjalan tapi pembanguan harus jauh melompat ke depan” ujar habibie.

Habibie menambahkan dirinya siap turut serta dalam pembangunan Batam.

“Jadikan saya sebagai bagian tim pembangunan Batam anytime tidak ada masalah untuk berdiskusi demi pembanguan Batam, jadikan Batam sebagai Economic Center atau pusat ekonomi nasional sebagai percontohan di Indonesia,” ujar Habibie bersemangat.

Pada pertemuan itu B.J Habibie mengungkapkan kembali tentang sejarah berdirinya Otorita Batam yang sekarang menjadi BP Batam.

Awal mula penugasan Habibie oleh Presiden Soeharto kala itu adalah untuk melanjutkan pengelolaan pembangunan pulau Batam sekaligus merubah Pulau Batam yang sebelumnya hanya sebagai basic logistic oleh Pertamina, di lanjutkan pada masa pengelolaanya oleh BJ Habibie yang sekaligus merubah fungsi Pulau Batam menjadi daerah Istimewa yang bisa di jadikan percontohan daerah daerah lain di Indonesia.

Salah satu contoh yang diungkapkan oleh Habibie adalah mengenai pembangunan 6 jembatan barelang yang menghubungkan beberapa pulau di Batam.

Seiring dengan perjalanan waktu Jemabatan Barelang dijadikan sebagai contoh pembanguan jembatan di wilayah lain, seperti Suramadu.

Kepala BP Batam, Hatanto, mengungkapkan kekagumannya kepada BJ Habibie dalam konsep melakukan pembangunan Batam. (rilis)

Respon Anda?

komentar