Ngaku Penghasilan Kurang, Tukang Ojek Otaki Pencurian

563
Pesona Indonesia

batampos.co.id – TF, 23, dan SM, 26 tak berkutik saat timah panas Buser Polsek Batamkota menembus betis mereka. Keduanya merupakan spesialis pembobol rumah dan ruko kosong di hampir semua daerah di Batam. Tak hanya itu, polisi juga menciduk My, 16, pengamen kawasan Nagoya karena termasuk dalam kawanan pencuri tersebut.

Wakil Polsek Batam Kota AKP Sopandi mengatakan penangkapan ketiga tersangka berawal dari laporan pemilik usaha otak-otak kawasan Batamcenter. Yang mana, tempat usaha itu sudah dibobol pada dini hari di bulan Maret. Hasil pengembangan di TKP, polisi mendapat petunjuk CcTV yang merekam wajah ketiga pelaku.

“Kami langsung melakukan pengembangan dan mendapati tersangka TF sedang berada di rumah. Dari TF kita kembangkan lagi dan mendapati tersangka SM, yang kemudian tersangka My,” ujar Sopandi, kemarin.

Dikatakan Sopandi, anggotanya juga terpaksa menembakan timah panas ke betis TF dan SM karena melarikan diri saat ditangkap. Sedangkan My yang masih dibawah umur, ditangkap tanpa adanya perlawanan.

“Dari pengembangan, ternyata mereka spesialis pembobol rumah dan ruko yang ditinggal pemilik. Mereka juga beraksi dihampir semua kawasan di Batam. Kami tembak karena mau melarikan diri,” terang Sopandi.

Menurut dia, tersangka TF yang berprofesi sebagai tukang ojek menjadi otak pelaku pencurian. Sebelum beraksi, pelaku memantau dan mengambar lokasi yang akan dibobol. Setelah memastikan aman, mereka baru beraksi.

“Mereka dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman tujuh tahun penjara,” jelas Sopandi.

Sementara itu, TF terlihat meringis kesakitan akibat luka tembak yang diderita di betid kanan. Kepada media, pria kelahiran Medan ini mengakui perbuataanya dan sebagai otak pelaku.

“Memang saya yang mengatur. Sebelum mencuri kami pantau dulu. Sudah aman, baru kami masuk ke rumah atau ruko. Dan baru kali ini ketahuan,” sebutnya.

Pria beranak dua ini juga mengaku tak punya penghasilan lain untuk menghidupi istri dan dua anaknya.

“Saya terpaksa, istri tak kerja, sementara anak saya ada dua, jadi tukang ojek saja tak cukup,” bebernya.

Keterangan yang hampir sama juga dikatakan SM. Pria beranak dua ini menyesal setelah ditangkap.

“Sekarang menyesal dan berjanji tak akan mencuri lagi,’ ujarnya sembari meringis menahan sakit. (she)

Respon Anda?

komentar