Pak Bupati, Jalan A Yani Langganan Banjir, Sudah Dua Periode Belum Ada Perhatian

272
Pesona Indonesia
Banjir di Jalan Ahmad Yani pada akhir pekan lalu. foto:tri haryono/batampos
Banjir di Jalan Ahmad Yani pada akhir pekan lalu. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Hujan yang mengguyur Bumi Berazam, Sabtu (23/4) lalu, membuat sejumlah jalan protokol tergenang air. Paling parah, genangan air menutupi jalan A Yani, persisnya di depan eks Hotel Marina.

Mirisnya, jalan A Yani menjadi langganan banjir setiap turun hujan. Tidak peduli berapa lama turun hujan. Kondisinya sangat dikeluhkan warga setempat. Bahkan warga mempertanyakan kenapa tidak ada perubahan oleh pemerintah daerah.

”Sudah dua periode pemimpin Kabupaten Karimun, tapi tetap saja tidak ada solusinya. Kala hujan lebat maupun tidak, tetap saja jalan A Yani ini banjir digenangi air,” keluh Aguan, warga sekitar eks Hotel Marina.

Ia berharap, kepada kepala daerah yang baru agar segera mencarikan jalan terbaik untuk mengatasi banjir yang tiap kali hujan turun. Walaupun, tidak lama namun sangat menganggu aktivitas warga setempat. Selain itu juga berdampak langsung, kepada para pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintasi jalan tersebut.

”Harus ada tindakanlah dari pemangku kebijakan. Masak gini-gini terus, kan kita yang dirugikan. Belum lagi, sampah bercampur bau jadi satu semuanya turun ke sini,” tuturnya.

Sementara salah satu anggota DPRD Karimun Aloysius ketika dimintai tanggapannya mengungkapkan, bahwa dari dulu hingga sekarang Pemda Karimun tidak serius dalam mengatasi daerah tersebut agar tidak lagi terjadi banjir disaat turun hujan. Kesannya, sepele jalan A Yani tersebut dengan tidak memperdulikan keluh kesah warga setempat.

”Benar, setiap hujan turun banyak warga yang mengeluhkan kepada saya. Walaupun, sudah saya sampaikan kepada Pemda Karimun namun tidak ada solusi. Hanya, melakukan pembersihan parit-parit rutin saja. Tapi, langkah-langkah kongkrit tidak ada,” kilahnya.

Pantauan di lapangan, genangan air yang merendam jalan protokol A Yani tersebut mencapai sekitar 50 sentimeter. Sehingga, pengguna jalan ketika melintasi jalan tersebut harus ekstra hati-hati. Maklum, berbagai macam sampah menjadi satu dengan genangan air. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar