Pak Presiden, Desa Tanjung Kumbik Utara, Kabupaten Natuna Masih Gelap Gulita

732
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Desa Tanjung Kumbik Utara, Kecamatan Pulau Tiga Barat hingga kini masih gelap gulita. Desa ini memiliki luas sekira 6 kilometer persegi. Masyarakat berharap, pemekaran Kecamatan bisa atasi masalah listrik yang sudah berbulan bulan gelap.

Kepala Desa Tanjung Kumbik Utara Amad Yani, mengaku, sejak bulan Desember tahun 2015 lalu, mesin Perusda tidak lagi beroperasi karena tidak lagi memiliki biaya operasional. Sementara pihak desa tidak mampu membeli bahan bakar minyak, merosotnya ekonomi masyarakat.

“Mesin Perusda ada, kami kemarin sudah coba mengoperasikannya, tetapi kebutuhan minyaknya cukup besar. Sedangkan kami tidak punya anggaran untuk itu. Jadi sekarang mesin itu tidak dioperasikan,” kata Amad Yani, kemarin.

Saat ini, Pulau Tiga hanya warga punya mesin genset bisa menikmati listrik dimalam hari. Warga yang kurang mampu, hanya bisa gunakan lampu minyak tanah atau minyak kelapa.

“Yang punya genset,  ya bisa terang rumahnya, yang gak punya ya terpaksa pakai lampu minyak,” paparnya.

Terkait persoalan liatrik, sebelumnya bersama sejumlah kepala desa sudah mengadukan hal kepada DPRD Natuna dan meminta agar subsidi listrik desa bisa dilanjutkan kembali.

Sebab hanya itu solusi utama agar  Desa Desa di daerah tidak terjangkau program listrik PLN kembali terang benderang. Padahal Tanjung Kumbik juga bagian dari Natuna. Tetapi hanya wilayah pulau Bunguran bisa nikmati listrik 24 jam.

“Sudah keluhkan kepada wakil rakyat, tapi masih cari solusi, kami harap solusinya lebih matang, bukan menjadi proyek cari uang,” ujar ketua forum Kades ini.

BPS mencatat, Kecamatan Pulau Tiga terdiri 18 pulau dimana hanya 4  pulau yang berpenghuni.

Kecamatan  ini  berada di sebelah barat daya Pulau Bunguran. Sebelah utara berbatasan  dengan  Kecamatan  Bunguran Barat, sebelah  selatan  dengan  Kecamatan Midai,  sebelah  Barat  dengan  Laut  Natuna dan Palmatak (Kabupaten Kepulauan Anambas),  dan  sebelah  timur berbatasan dengan Kecamatan Bunguran    Selatan.

Kecamatan yang terdiri dari 10 desa ini  mempunyai  luas daratan  sebesar  67,87 km2 dimana desa  terluas  terletak  di  desa Sabang   Mawang dengan rasio sebesar 24,43    persen    terhadap    luas    wilayah kecamatan. Sebagian besar wilayah daratan berada di pinggir pantai. (arn)

Respon Anda?

komentar