Pensiunan Polisi Simpan Ribuan Amunisi, Ini Fotonya

696
Pesona Indonesia
PENSIUNAN SIMPAN RIBUAN BUTIR AMUNISI : Minggu (24/4) warga Rt 22 Kelurahan Hadil Jaya Kecamataan Jelutung, pagi sekitar pukul 09.30 WIB dikejutkan oleh puluhan anggota kepolisian, setelah pesiunan anggota kepolisian tersebut menyinpan ribuan amunisi senjata api dirumahnya. Foto: Rendi Lahara/Jambi Independent/jpg
BS warga Rt 22 Kelurahan Hadil Jaya Kecamataan Jelutung, pagi sekitar pukul 09.30 WIB dikejutkan oleh puluhan anggota kepolisian, setelah pesiunan anggota kepolisian tersebut menyinpan ribuan amunisi senjata api dirumahnya. Foto: Rendi Lahara/Jambi Independent/jpg

batampos.co.id – Puluhan polisi berpakaian preman merangsek masuk ke Rt 22 Kelurahan Hadil Jaya Kecamataan Jelutung, kemarin (24/4) pagi sekitar pukul 09.30. Warga pun terkejut dengan kedatangan mereka ke rumah No 300 yang diketahui milik pria berinisial BS (70). BS adalah salah seorang Purnawirawan Pensiunan Polisi Polda Jambi dengan pangkat terahir Ajun Komisaris Besar (AKBP).

Setelah beberapa orang anggota keluar dengan membawa beberapa kardus yang dibungkus rapi serta mengelendeng pemilik rumah tesebut, barulah warga mengetahui bahwa pesiunan anggota kepolisian tersebut menyinpan ribuan amunisi senjata api. Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol DRS Irawan David Syah mengatakan, pengerebakan kediaman pelaku didasri dengen kecurigaan Kepolisian Resor palembang dengan paket yang sempat salah trurn diwilayahnya.

Setelah dilakukan penggeledahan ternyata paket tersebut berisikan ribuan amunisi dan dua pucuk senjata api dengan jenis Revolver dan FN. Bedasarkan hal tersebut, dilakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan BS dengan barang bukti serupa. “Amunisi tersebut, dikirim dari Jakarta menggunakan jasa pengiriman barang yang menggunakan jalan darat,” katanya.

Dijelaskannya ketika awal penemuan amunisi di Palembang, sebanyak 3800 amunisi berbagai jenis ditemukan masih terbungkus rapi di dalam kotak dengan perekat yang kuat. Operasi secara langsung dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede bersama puluhan anggota yang diturunkan dari Palembang menuju Kota Jambi dengan menelusuri jejak rekan dari amunisi tersebut.

Dibantu Ditreskrimum Polda Jambi beserta jajaran, petugas berhasil mengamankan pemilik amunisi tersebut dan kembali menemukan ribuan amunisi dikediamanya yang disimpan di dalam gudang. “Sebayak 1580 amunisi berbagai jenis kembali ditemukan di kediaman pensiunan polisi tersebut,” jelasnya.

Setelah kepolisian berhasil mengumpulkan barang bukti BS yang merupakan pemilik ribuan amunisi ilegal tersebut di gelandang ke Mapolda Jambi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kepemilikan ribuan amnunisi tanpa ada dokumen yang lengkap.

Namun dikarenakan lokasi pertama tempat pemenumuan ribuan amunisi tersebut di wilayah Pelembang, untuk saat ini dengan di Back Up Polda Jambi, Polresta Pelembang akan melakukan penyelidiakan lebih lanjut terhadap BS. Saat dilakukan penggerebekan di kediaman pelaku, pelaku hanya bisa menyaksikan anggota kepolisian melakukan pengeledahan di rumah yang dia tempati sendiri. Diketahui saat ini sang istri sedang berada di Jakarta.

Atas perbuatannya pelaku dapat dikenakan dengan UU darurat, dengan kepemilikan ribuan amunisi yang tak dilengkapi dengan dokumen. Tak cukup hanya sampai disitu saja setelah dibawa ke Mapolda Jambi, petugas kepolisian Polresta Jambi yang langsung dipimpin oleh Wakapolresta Jambi AKBP Yudha terus melakukan pengembangan di kediaman pelaku.

Puluhan petugas yang diturunkan terus melakukan penggeledahan di rumah pensianan polisi tersebut. Alhasil setelah beberapa waktu melakukan pencarian kepolisan kembali berhasil menemukan amunisi sebanyak 1947 butir. “Amunisi berjumlah ribuan tersebut disimpan dalam guci yang diltekan di ruang tengan dan ruang tamu rumah tersebut,” kata Yudha.

Diketahui dari amunisia yang ditemkan tersebut sebanyak 1850 berjenis amunisi tajam , dan 9 amunisi lainya merupakan amunisi dari laras licin. Bukan hanya itu saja dari kediaman BS kepolisian juag berhasil mengamankan barang bukti lain berupa Pedang dengan ukuran 120 cm sebanyak 4 buah ukuran segang 10 cn sebanyak 4 dan berbentuk belati 7 yang disimpan di lantai dua rumah tersebut.

Dari amunisi yang berhasil ditemukan ada 6 jenis yakni Kaliber,302, 308, 32 38 kaliber 9 dan us Carable, dengan berbagai ukuran untuk senjata laras dan pistol. Terpisah Darlius (55) yang merupakan ketua Rt setempat mengatakan, tak ada yang mencurigakan dari apa yang dilakukan oleh BS di kediamannya. “Ya layaknya kitalah, kalau sembahyang ke masjid, ya biasa saja pokoknya,” kata ketua Rt tersebut.

Namun salah satu wanita yang tak mau disebutkan namanya, dan juga tinggal tak jauh dari kediaman BS, mengatakan terkejut dengan kejadian tersebut. Dikatakanya dia kurang mengenal dekat BS tersebut. “Orangnya sedikit tertutup,” saat berbincang dengan awak media.

Bayu Fajar yang merupakan anak kedua dari BS mengatakan tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh ayahnya tersebut. Dan dijelaskannya, dia baru pulang sekitar dua minggu ke rumah orang tuanya tersebut. “Rumah saya di belakang polda Jambi, saya ngontrak di sana ini baru pulang, makanya tidak tahu,” ungkpanya. (JPG)

Respon Anda?

komentar