Plt Sekda Langgar Surat Edarannya

384
Pesona Indonesia
Plt Sekda Kepri Reni Yusneli. foto:humas pemprov
Plt Sekda Kepri Reni Yusneli. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Terbitnya Surat Edaran (SE) Nomor 106/0978/SET tertanggal 18 April 2016 yang diteken Plt Sekda Kepri, Reni Yusneli menjadi pergunjingan di lingkungan pegawai dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Pemprov Kepri. Surat edaran tersebut berisikan pemberitahuan kepada ASN untuk menggunakan seragam korpri, sedangkan PTT menggunakan seragam PDH untuk upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah, Senin (25/4)

“Terkadang lucu saja, lihat Plt Sekda Kepri ini. Dia yang buat edaran, tetapi dia pula yang tidak mengingkutinya. Tentu ini menjadi contoh yang kurang baik. Karena tidak menggunakan seragam korpri,” ucap salah satu ASN yang mewanti-wanti namanya tidak dikorankan.

Terkait persoalan itu, Plt Sekda Kepri, Reni Yusneli berdalih kalau dirinya lupa akan hal itu. Dia baru menyadari setelah setengah perjalan. Ditegaskannya, juga dirinya sudah meminta bawahannya untuk mengambil seragam tersebut. Akan tetapi karena jadwal upacara sudah dimulai, sehingga tidak sempat untuk menggantinya.

“Biasanya ada yang mengingatkan saya, bukan maksud ingin melanggaran SE yang sudah dibuat. Sehingga menimbulkan kesan yang kurang baik,” jawab Reni.

Disebutkannya, pada awal dirinya juga enggan untuk mengikuti upacara. Namun dirinya punya pertimbangan lain, lebih baik salah kostum dari terlambat. Apalagi Plt Gubernur Kepri hadir bersama untuk mengikuti upacara tersebut. Ia berharap kedepannya tidak terulang lagi.

“Kejadian ini, tentu menjadi koreksi bagi saya, Dan mudah-mudahan tidak terulang lagi kedepannya,” tutup perempuan yang juga merupakan Asisten I Pemprov Kepri tersebut.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar