Empat Kepala Sekolah Turun Jabatan Jadi Guru

778
Pesona Indonesia
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah memberi selamat kepada pengawas dan kepala sekolah serta guru yang telah dilantik. Foto : Humas Setdako Tanjungpinang
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah memberi selamat kepada pengawas dan kepala sekolah serta guru yang telah dilantik. Foto : Humas Setdako Tanjungpinang

batampos.co.id – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, melantik 2 pengawas sekolah dan 22 kepala sekolah SD, SMP, SMA, dan SMK dan 2 guru yang sebelumnya menjabat kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (25/4).

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengatakan, proses pemilihan kepala sekolah dilakukan melalui tahapan yang panjang, diantaranya, adanya sertifikat cakap, uji kompetensi, serta penilaian kinerja. Ia mengatakan kepala sekolah yang dilantik ada yang dirotasi dan ada pula promosi dari guru menjadi kepala sekolah.

“Kalau dari acuan Kemendiknas, ada beberapa ketentuan seperti standar kualifikasi kepala sekolah dan masa tugas kepala sekolah selama tiga tahun harus di ganti, jika tidak ada job struktural, maka kembali menjadi guru,” ujar Syahrul, Senin (25/4).

Sebagai mantan kepala sekolah, Syahrul berpesan kepada kepala sekolah yang baru dipromosikan supaya terus belajar kepada kepala sekolah yang lebih berpengalaman. “Jangan sungkan-sungkan berkomunikasi dengan kepala sekolah yang sudah berpengalaman, jadi harus banyak belajar, karena kompetensi saja tidak cukup, jika tidak diimbangi dengan praktiknya,” ujar Syahrul.

Sementara Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah meminta kepada kepala sekolah yang baru dilantik untuk memberi inovasi terhadap dunia pendidikan. “Supaya bisa terus berprestasi tidak hanya di tingkat provinsi, melainkan di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.

Menurut Lis, pergantian dan pergeseran kepala sekolah yang dilakukan, merupakan upaya membuat perubahan terhadap pola kerja yang lebih baik. “Disamping karena ada beberapa kepala sekolah yang pensiun,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar