Jokowi Anugerahi Ansar Satya Lencana Karya setelah Tak Jadi Bupati

566
Pesona Indonesia
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyematkan lencana tanda penghargaan Satya Lencana Karya Bakti Praja Nugraha yang diterima Ansar Ahmad atas prestasinya selama dua periode menjabat bupati Bintan, sempena peringatan Hari Otda Nasional di Yogyakarta, Senin (25/4). F/ist
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyematkan lencana tanda penghargaan Satya Lencana Karya Bakti Praja Nugraha yang diterima Ansar Ahmad atas prestasinya selama dua periode menjabat bupati Bintan, sempena peringatan Hari Otda Nasional di Yogyakarta, Senin (25/4). F/ist

batampos.co.id – Presiden RI Joko Widodo menganugerahi Bupati Bintan 2005-2015 Ansar Ahmad piagam Satya Lencana Karya Bakti Praja Nugraha atas dedikasinya membangun Kabupaten Bintan selama satu dasawarsa. Anugerah itu diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada peringatan Hari Otonomi Daerah Nasional di Kulon Progo, Yogyakarta, Senin (25/4). Pada tahun 2016, tidak banyak kepala daerah yang menerima penghargaan ini. Ansar adalah satu di antara empat bupati dan lima wali kota yang juga beroleh Satya Lencana Karya Bakti Praja Nugraha.

Melalui sambungan telepon pada Batam Pos (grup batampos.co.id), Ansar mengutarakan, tidak pernah terbersit dalam benaknya bakal memperoleh penghargaan tertinggi dari Presiden RI semacam ini. “Yang saya pikirkan selama menjadi bupati adalah kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas layanan pemerintah,” ujarnya.

Lantaran sudah lama purna jabatan sejak pertengahan tahun kemarin, Ansar mengaku sempat ragu menerima kabar ini. Namun, setelah melalui konfirmasi bertahap, rupanya memang kerja-kerja yang selama sepuluh tahun terakhir dilakukannya untuk membangun Kabupaten Bintan mendapat sorotan positif dari Presiden RI Joko Widodo.

Di antara sekian kerja kreatif dan inovatif yang pernah Ansar gesa selama menjabat sebagai kepala daerah adalah pelaksanaan Sistem Informasi Tata Ruang (Simtaru). Transparansi dan kemudahan akses mengenai tata ruang ini ternyata merupakan terobosan Ansar yang dinilai begitu membantu pelaksanaan pemerintahan. Apalagi Kabupaten Bintan kerap disambangi investor-investor asing, yang membutuhkan informasi cepat mengenai tata ruang.

“Itubisa diakses secara bebas karena diunggah ke situsweb. Kepada saya, investor banyak mengaku Simtaru itu sangat membantu. Harapan saya, sistem semacam ini bisa diperbaiki dan disusun lebih rinci oleh bupati yang sekarang,” ucap Ansar.

Simtaru hanya sebagian kecil dari kerja-kerja besar Ansar selama dua periode menjabat sebagai orang nomor satu di Bintan. Di antara yang paling begitu mengesankan juga berkenaan dengan ajakannya mengubah pola pikir masyarakat untuk lebih memedulikan lingkungan.

Sebagaimana yang pernah ada di Desa Tanjung Berakit, Teluk Sebong. Dahulu kala, tutur Ansar, masyarakat di ujung utara Pulau Bintan ini menjadikan mata pencahariannya sebagai pembuat arang yang berbahan dasar kayu bakau. “Tapi di satu sisi, bakau ini adalah flora yang mesti dilindungi. Jadi, mau tak mau harus mengubah pola pikir mereka untuk beralih profesi yang tetap dapat diandalkan,” ucapnya.

Apresiasi datang dari Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Bintan, Fiven Sumanti. Menurut anggota legislatif perempuan ini, kerja-kerja Ansar selama ini adalah kerja cerdas, inovatif, dan kreatif. Sehingga, masyarakat Bintan bisa merasakan langsung peningkatan kesejahteraan dan perbaikan pelaksanaan pemerintahan Kabupaten Bintan. “Karena itu, tak heran bila Bintan saat ini kian membaik,” ucapnya.

Besar harapan Fiven, apa yang telah dilakukan Ansar selama ini bisa menjadi pelecut bagi suksesornya untuk membawa Bintan kian gemilang. “Apa-apa yang baik, sudah semestinya bisa dipertahankan atau malah ditingkatkan,” pungkas Fiven. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar