Kepri Menjolok Anggaran Rp 49.9 Triliun melalui Musrenbangnas

403
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Pemprov Kepri punya target besar untuk menjolok anggaran lewat APBN 2017 mendatang. Lewat Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (26/4). Secara keseluruhan Pemprov Kepri mengajukan anggaran untuk pembangunan tahun depan sebesar Rp49.9 triliun ke pemerintah pusat.

Musrenbangnas ini sendiri berlangsung sejak 21 April hingga 4 Mei 2016 di Hotel Bidakara, Jakarta. Usulan Kepri itu terangkum dari Usulan Prioritas Pembangunan Nasional (UPPN) sebesar Rp14,5 triliun dan usulan Dana Alokasi Khusus sebesar Rp35,5 triliun. Usulan itu berasal dari usulan Pemerintah Provinsi Kepri dan kabupaten kota se Kepri. (Tabel terlampir).

Kepala Bappeda Kepri, Drs Naharuddin MTP mengatakan pihaknya bersama seluruh Bappeda kabupaten kota yang sedang mengikuti Musrenbangnas sedanh berjuang bersama sama agar mendapatkan pendanaan dari APBN terhadap semua usulan yang diajukan. Apalagi usulan itu disusun bersama pada Musrenbang Provinsi di Tanjungpinang pertengahan April.

“Seluruh usulan prioritas pembangunan yang bersumber APBN kita bahas seluruhnya dengan kementerian lembaga melalui Musrenbangnas ini,” ujarĀ  Naharuddin.

Naharudin berharap doa dan dukungan masyarakat agar perjuangan untuk pembangunan di Kepri ini dengan dukungan dana pemerintah pusat bisa diterima sebanyak mungkin. Karena, kata Pak N, untuk membangun Kepri memerlukan dana yang cukup besar. Menurutnya pembangunan infrastruktur jalam dan jembatan yanh bagus masih diperlukan seluruh kabupaten kota. Demikian juga untuk infrastruktur perhubungan seperti bandara, pelabuhan penumpang dan roro dengan fasilitas yang representatif.

Pelayanan-pelayanam dasar, seperti pendidikan dan kesehatan, kata Pak N, juga harus terusbaim dari tahun ke tahun. Apalagi masyarakat sangat memerlukan pelayanan dasar ini. “Puskesmas, rumah sakit di Kepri juga harus modern dan lengkap,” kata Mantan Kadispenda Kepri ini.

Demikian juga sektor-sektor lain yang menggerakkan perekonomian masyarakat, seperti sektor perikanan dan kelautan yang tentunya harus modern dan maju. “Kepri harus unggul di bidang Maritim,” katanya sambil menjelaskan bahwa sektor pertanian, peternakan, UMKM dan Pariwisata juga terus dikembangkan. Mengingat keterbatasan kemampuan APBD, katanya, makanya dalam Musrenbangnas ini Kepri full team hadir untuk berjuang bersama sama Kabupaten Kota.

“Saya sangat bahagia dan yakin berkat dukungan Plt Gubernur kita Bapak Dr Nurdin Basirun, ada 12 Kepala Dinas yang ditugaskan beliau ikut bersama saya di Musrenbang ini tentunya yang ada usulan dana APBN nya,” jelasnya.

Demikian juga dengan Bupati dan Walikota se-Kepri hadir seluruh Kepala Bappeda Kabupaten Kota ikut bersama-sama di Musrenbang ini. Dalam kesempatan itu, Nahar belum bisa menjelaskan usulan program mana saja yang disetujui Pemerintah Pusat, karena masih dalam pembahasan. Tetapi secara umum kita telah jelaskan secara rinci dan detail bahwa usulan ini sangat penting untuk pembangunan di Propinsi Kepri.

“Tentunya masih ada proses dan mekanisne yang harus kita ikuti lagi yaitu kemampuan anggaran dan persyaratan teknis di Kementerian Lembaga. Yang paling penting adalah kesungguhan dan kegigihan kita berjuang bersana sama untuk membangun Kepri tercinta ini,” tutupnya.(jpg)

Respon Anda?

komentar