Nurdin Serukan Kepala Daerah Tes Urine

426
Pesona Indonesia
Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyerahkan hadiah usai peringatan Hari Otonomi Daerah, kemarin. foto:humas pemprov
Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyerahkan hadiah usai peringatan Hari Otonomi Daerah, kemarin. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun, menyerukan kepala daerah di Provinsi Kepri menjalani tes urine. Ia tidak ingin ada bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota di Provinsi Kepri ini yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

“Saya akan melakukan secara mendadak, untuk test urine tidak perlu menunggu Mou. Karena itu bisa menyusul, yang penting kita harus menunjukan tekad kita. Sebagai pimpinan kita harus memberikan contoh yang baik,” ucap Nurdin menjawab, Senin (25/4) di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang usai peringatan Hari Otonomi Daerah ke-20 tahun 2016.

Mantan Bupati Karimun tersebut juga mengatakan, targetnya adalah Kepri zero narkoba kedepannya. Untuk itu dia mengajak seluruh stake holder agar bersama-sama meneruskan perintah dari pusat ini dalam hal memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya di Kepulauan Riau.

Menurut Nurdin, saat ini Kepri memang sedang dalam kondisi darurat narkoba. Dan bahkan narkoba sudah menjarah ke berbagai profesi. Jangan sampai ada kepala daerah di Kepri yang tersandung kasus narkoba. Tentu itu akan menjadikan image yang kurang baik, apalagi Kepri adalah Bunda Tanah Melayu.

“Dalam momentum Peringatan Otonomi Daerah ini kita akan melaksanakan perintah dari pusat untuk membersihkan Narkoba, khusunya di daerah. Kita harus menunjukkan bahwa Kepulauan Riau Zero Narkoba. Bersama-sama kita harus berantas narkoba,” tegas Nurdin.

Adapun tema peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini diseragamkan dari Pusat hingga daerah yakni “Mmantapkan Otonomi Daerah dalam Menghadapi Tantangan Kebijakan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”. Sesuai dengan tema tersebut, Nurdin mengajak aparatur di daerah mampu menghadapi tantangan tersebut.

“Bagaimana kita ingin mencapai tingkat kesejahteraan jika kita hanya menjadi penonton dalam fenomena MEA tersebut. Oleh karena itu kita harus bisa menghadapai nya bersama demi kesejahteraan khususnya di daerah kita,” tutup Nurdin. (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar