Parit di Belakang Kios Liar Simpang Kara Jadi Tempat Sampah

629
Pesona Indonesia
Kios liar di Simpang Kara, Batamcentre. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Kios liar di Simpang Kara, Batamkota. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Tak hanya legalitas bangunan yang menjadi masalah dari kios liar, penghuni kios liar kerap membuang sampah sembarangan. Seperti yang terjadi di kios Simpang Kara, Batamkota, di deretan kios yang telah mendapat surat peringatan (SP) tiga untuk dibongkar tersebut sampah berserakan dan bahkan masuk dalam parit.

Pantauan koran Batam Pos (grup batampos.co.id) di lokasi sampah didominasi sampah sulit urai seperti plastik dan styrofoam, tak sedikit sampah-sampah tersebut masuk ke parit yang membatasi deretan kios dengan perumahan Golden Land.

“Itu sudah biasa, lihat saja itu berserakan, parit jadi tempat sampah,” ucap warga perumahan Golden Land, Rahma di sekitar lokasi.

Lanjut dia, hendaknya penghuni menyediakan tempat sampah di depan kios, sehingga sampah tak berserakan. “Di depan saja dibuang, supaya bisa diambil petugas sampah,” ungkapnya.

Sementara itu Kabid Kebersihan DKP Batam, Yudi Admaji mengatakan di lokasi tersebut dilalui mobil yang mengangkut sampah jalan. Untuk itu dia berharap hendaknya sampah tak dibuang di belakang kios. “Kita siapkan satu lori khusus. Kalau di belakang mana kita bisa lihat,” ungkapnya. (cr13)

Baca juga:

SP 3 Tak Digubris, Pemilik Kios Liar Simpang Kara Masih Tetap Berdagang

Hari Ini, Deadline Pengosongan Kios Liar di Simpang Kara

Syuzairi Perintahkan Simpang Kara Harus Bersih dari Kios Liar

Respon Anda?

komentar