Pura-Pura Bertanya Alamat, Jambret Rampas Kalung

705
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Warga Karimun, khsusunya kaum wanita ketika berada di jalan umum atau di depan rumah diminta untuk waspada. Sebab, aksi jambret atau pencurian dengan kekerasan (Curas) kembali terjadi. Seperti yang dialami seorang ibu rumah tangga (IRT) yang menjadi korban kejahatan di Jalan Teuku Umar, Senin (25/4) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB.

”Peristiwa jambret ini dialami oleh Saprida, 62, yang merupakan seorang IRT. Ketika itu, korban sedang berada di depan rumahnya sedang melakukan bersih-bersih. Tiba-tiba ada seorangb pria yang menggunakan sepeda motor datang menghampiri untuk bertanya arah jalan. Setelah arah jalan ditunjukkan dan korban lengah, pelaku langsung merampas kalung korban,” ujar Kapolsek Kota Tanjungbalai Karimun, Kompol Wisnu Edhi Sadono.

Setelah berhasil merampas kalung emas, kata Kapolsek, pelaku yang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio langsung tancap gas. Korban yang membuat laporan ke Polsek Kota sudah diminta keterangannya. Berdasarkan keterangan korban kepada polisi tidak mengenal pelaku, termasuk juga plat nomor sepeda motor pelaku tidak terlihat. Korban hanya dapat menjelaskan ciri-ciri pelakunya saja.

”Pelaku masih muda dengan perkiraan usia 30-an dan berkulit sawo matang. Kemudian, berambut pendek. Pada saat beraksi menggunakan kaos lengan panjang. Akibat dari peristiwa tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp7 juta. Apalagi, mainan atau lionting kalung emas tersebut berbentuk Ka’bah dan tidak ada dijual di Karimun. Korban membelinya ketika menunaikan ibadah haji,” jelasnya.

Dikatakan Kapolsek, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satuan Reskrim Polres Karimun untuk melakukan penyelidikan dalam perkara ini. Sementara itu, selain korban yang sudah dambil keterangannya, juga sudah ada beberapa orang saksi yang diminta keterangannya. Dia menghimbau, agar terhindar menjadi sasaran curas, khususnya kepada kaum wanita untuk selalu berhati-hati di mana saja berada. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar