Tebusan Tak Kunjung Diterima, Abu Sayyaf Penggal Kepala Sandera

1242
Pesona Indonesia
John Risdel, sandera yang dieksekusi Abu Sayyaf dengan cara dipenggal. (foto: national post)
John Risdel, sandera yang dieksekusi Abu Sayyaf dengan cara dipenggal. (foto: national post)

batampos.co.id – Tak kunjung menerima uang tebusan setelah batas waktu yang ditetapkan, kelompok Abu Sayyaf akhirnya membuktikan ancamannya dengan mengeksekusi seorang sandera.

Kepolisian di Jolo City merilis penemuan yang mengerikan, Senin (25/4) malam. Sebuah kantong plastik ditemukan di jalan, berisi kepala manusia.

Setelah diidentifikasi, penggalan kepala itu adalah milik salah seorang warga negara Kanada yang diketahui selama ini berstatus sandera Abu Sayyaf.

Sandera tersebut bernama John Risdel, berusia sekitar 68 tahun. Risdel adalah satu dari kelompok sandera bersama satu Kanada lainnya, Robert Hall (50), lalu satu WN Filipina Tess Flor (48) dan satu WN Norwegia Kjartan Sekkingstad (56).

Keempat orang ini diculik dan ditahan sejak September tahun lalu dari pembajakan kapal di perairan Mindanao. Nasib tiga sandera dari ‘kelompok’ ini, hingga kini belum diketahui. (jpnn)

Respon Anda?

komentar