UMRAH Sediakan Kuota 5 Pesen Bagi Penghafal Alquran

339
Pesona Indonesia
Prof Dr Firdaus LN MSi, Wakil Rektor I UMRAH Tanjungpinang, sekaligus Guru Besar Universitas Riau, Pekanbaru. Foto: riaupos.co
Prof Dr Firdaus LN MSi, Wakil Rektor I UMRAH Tanjungpinang, sekaligus Guru Besar Universitas Riau, Pekanbaru. Foto: riaupos.co

batampos.co.id – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang membuat trobosan baru dalam penerimaan calon mahasiswa baru tahun ajaran 2016-2017, dengan membuat program khusus pada pendaftaran jalur mandiri bertajuk Mutiara Umrah.

Program ini khusus menjaring bibit-bibit muda potensial yang tidak harus berprestasi di bidang akademik, tapi berprestasi non-akademik. Salah satunya memiliki kemampuan menghafal ayat suci Alquran.

“Paling sedikit hafal tiga juz, bisa masuk melalui jalur ini,” kata Wakil Rektor I UMRAH Tanjungpinang, Prof Firdaus LN, Selasa (26/4/2016).

Mereka yang memiliki kemampuan menghafal Alquran juga tak perlu menunjukkan bukti sertifikasi karena panitia seleksi jalur Mutiara UMRAH ini tidak meminta itu.

“Cukup bikin surat pernyataan bahwa mampu menghafal minimal tiga juz. Nanti ada tim khusus yang mengetes hapalannya,” kata guru besar Universitas Riau yang juga merupakan penggagas program Mutiara UMRAH ini.

Lebih lanjut Firdaus menjelaskan, kuota yang disediakan adalah lima persen dari 25 persen yang tersedia di jalur mandiri.

Bagi calon mahasiswa yang tertarik mengikuti seleksi jalur mandiri dengan program Mutiara UMRah ini sudah bisa registrasi online pada 16 Mei hingga 22 Juli 2016. Setelah berkas diverifikasi, peserta terpilih bakal mengikuti ujian tertulis pada 24 Juli 2016 yang keesokan harinya dilanjutkan dengan wawancara.

“Tanggal 25-26 Juli itu masuk tes wawancara. Mereka yang hapal Alquran akan diuji pada hari itu,” kata Firdaus. (fatih)

Respon Anda?

komentar