Kepri Minta Dana Pusat Rp 49,9 Triliun

333
Pesona Indonesia
ilustrasi dana pusat untuk daerah. Foto: istimewa
ilustrasi dana pusat untuk daerah. Foto: istimewa

batampos.co.id – Pemprov Kepri punya target besar untuk menjolok anggaran lewat APBN 2017 mendatang.

Lewat Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (26/4), Pemprov Kepri mengajukan anggaran untuk pembangunan tahun depan sebesar Rp 49,9 triliun ke pemerintah pusat.

Musrenbangnas berlangsung sejak 21 April lalu dan akan digelar hingga 4 Mei 2016 nanti. Usulan Kepri itu terangkum dari Usulan Prioritas Pembangunan Nasional (UPPN) sebesar Rp 14,5 triliun dan usulan Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 35,5 triliun. Usulan itu berasal dari usulan Pemerintah Provinsi Kepri dan kabupaten kota se Kepri.

Baca Juga: JK Semprot Pemda, Dana Pusat Tidak Boleh untuk Pejabat

Kepala Bappeda Kepri, Naharuddin, mengatakan pihaknya bersama seluruh Bappeda kabupaten/kota yang sedang mengikuti Musrenbangnas sedang berjuang bersama sama agar mendapatkan pendanaan dari APBN terhadap semua usulan yang diajukan. Apalagi usulan itu disusun bersama pada Musrenbang Provinsi di Tanjungpinang pertengahan bulan ini.

“Seluruh usulan prioritas pembangunan yang bersumber APBN kita bahas seluruhnya dengan kementerian dan lembaga melalui Musrenbangnas ini,” ujar Naharuddin.

Naharudin berharap doa dan dukungan masyarakat agar perjuangan untuk pembangunan di Kepri ini dengan dukungan dana pemerintah pusat bisa diterima sebanyak mungkin.
Karena, kata dia, untuk membangun Kepri memerlukan dana yang cukup besar. Menurutnya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang bagus masih diperlukan seluruh kabupaten/kota. Demikian juga untuk infrastruktur perhubungan seperti bandara, pelabuhan penumpang dan roro dengan fasilitas yang representatif.

Pelayanan-pelayanam dasar, seperti pendidikan dan kesehatan, juga harus terus baik dari tahun ke tahun. Apalagi masyarakat sangat memerlukan pelayanan dasar ini. “Puskesmas, rumah sakit di Kepri juga harus modern dan lengkap,” kata mantan Kadispenda Kepri ini.

Demikian juga sektor-sektor lain yang menggerakkan perekonomian masyarakat, seperti sektor perikanan dan kelautan yang tentunya harus modern dan maju. “Kepri harus unggul di bidang Maritim,” katanya sambil menjelaskan bahwa sektor pertanian, peternakan, UMKM dan Pariwisata juga terus dikembangkan.

“Saya sangat bahagia dan yakin berkat dukungan Plt Gubernur kita Bapak Nurdin Basirun, ada 12 kepala dinas yang ditugaskan beliau ikut bersama saya di Musrenbangnas ini,” jelasnya.

Demikian juga dengan bupati dan wali kota se-Kepri hadir dalam acara tersebut. Dalam kesempatan itu, Nahar tidak menjelaskan usulan mana saja yang disetujui pusat. Namun dia mengatakan, semua usulan yang disampaikan adalah prioritas dan penting.

“Tentunya masih ada proses dan mekanisne yang harus kita ikuti lagi yaitu kemampuan anggaran dan persyaratan teknis di kementerian atau lembaga. Yang paling penting adalah kesungguhan dan kegigihan kita berjuang bersana sama untuk membangun Kepri tercinta ini,” katanya. (jpg/jpgrup)

Respon Anda?

komentar