6 Pejabat Pelanggan PSK Online di Batam Akan Diperiksa

1104
Mucikari dan pelaku PSK online yang ditangkap Polisi dibilangan Nagoya diperiksa Polisi di ruangan Jatanras POlresta Barelang, Senin (25/4). F Dalil Harahap/Batam Pos
Mucikari dan pelaku PSK online yang ditangkap Polisi dibilangan Nagoya diperiksa Polisi di ruangan Jatanras POlresta Barelang, Senin (25/4). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Enam pejabat di lingkungan Pemprov Kepri kedapatan menjadi pengguna jasa wanita pekerja seks komersial (PSK) yang dijajakan secara online akan segera dipanggil untuk diperiksa oleh penyidik kepolisian yang menangani kasus ini.

“Kami akan panggil untuk dimintai keterangan. Apakah tujuannya hanya untuk senang-senang atau gratifikasi seks,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian, Selasa (26/4/2016).

Memao mengatakan, situs bisnis prostitusi online yang digulung jajarannya itu memang salah satu yang memiliki rating tertinggi di Batam. Sehingga tak heran jika pelanggannya termasuk para pejabat.

Selain pejabat, Memo menyebut ada sejumlah pegawai negeri sipil (PNS/ASN) lain yang tercatat cukup rutin menggunakan jasa PSK yang ditawarkan di web tersebut. Namun Memo enggan merinci jumlah dan asal institusi PNS yang doyan jajan tersebut.

Memo hanya menyebut, dalam operasionalnya situs tersebut menampilkan foto syur sejumlah wanita yang dijajakan. Kemudian, pengunjung web yang berminat bisa langsung memesannya melalui nomor telepon yang juga tertera di dalam web tersebut.

Kemudian, sang mucikari atau pengelola web tersebut menghubungi PSK yang dipesan oleh pelanggannya. Umumnya kencan di hotel. (opi/eggi)

Baca Juga:
> Ada Nama Oknum Pengusaha dan Pejabat Pemprov Kepri di Daftar Pelanggan Prostitusi Online di Batam
> Polisi Tetapkan 4 Orang Tersangka Terkait Prostitusi Online di Batam
> Siap-Siap, Pelanggan PSK Online di Batam Dicari Polisi
> Polisi Bongkar Jaringan Prostitusi Online di Batam

Respon Anda?

komentar