Demi Biaya Pengobatan Anaknya, Orangtua Nekat Jual Ginjal

278
Pesona Indonesia
Irvan Daus, penderita tumor otak, terbaring lemah di kediamannya. (foto: jpg)
Irvan Daus, penderita tumor otak, terbaring lemah di kediamannya. (foto: jpg)

batampos.co.id – Keadaan ekonomi yang kurang mendukung membuat Jaslian harus memutar otak untuk menyembuhkan penyakit anaknya, Irvan Daus. Sudah 8 bulan terakhir Irvan terbaring lemah akibat tumor otak.

Keadaan semakin diperburuk dengan hutangnya yang terus menumpuk. Kehabisan akal, Jaslian pun lantas mencoba menempuh jalan pintas dengan menawarkan ginjalnya untuk dijual.

Warga Dusun Tanjung Gunung, Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana itu, tidak tahan melihat penderitaan sang buah hati terbaring lemas setelah operasi tumor otak.

Sebelum memilih untuk menjual salah satu organ tubuhnya, segala upaya telah dilakukan Jaslian. Mulai dari menjual harta benda termasuk rumah yang telah digadaikan untuk biaya pengobatan demi kesembuhan putra sulungnya itu.

“Semua harta benda sudah saya jual. Rumah yang saya tempati juga sudah saya gadaikan demi mengobati anak saya. Hingga saat ini Irvan Daus belum dapat bergerak seperti biasa, hanya terbaring di tempat tidur, makan dan duduk harus dibantu,” kata Jaslian dengan mata yang berkaca-kaca, Senin (25/4).

Dia menceritakan, masalah yang begitu berat itu sempat membuatnya ingin menemui Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid secara pribadi. Namun, niatnya untuk bisa ketemu dengan orang nomor wahid di jajaran eksekutif Kayong Utara itu belum bisa terwujud, lantaran kesibukan Bupati.

“Untuk pengobatan yang pertama pada bulan Agustus tahun lalu, saya sudah 3 kali ingin bertemu Bupati. Namun staf bilang, Bupati sedang sibuk. Saya juga memberikan proposal itu ke Pak Wakil Bupati dan waktu itu ajudannya yang bawa, saya tidak bertemu langsung,” jelas Jaslian.

Dengan rasa frustasi, dirinya berniat menjual ginjalnya untuk mencukupi pengobatan sang anak. Ditambah lagi saat ini Jaslian masih menanggung hutang sebesar Rp30 juta untuk operasi pertama Agustus 2015.

Dia mengaku siap melakukan apapun temasuk menjual ginjal untuk dapat membiayai pengobatan anaknya. Di dalam tulisan tangannya pada secarik kertas, Jaslian secara pribadi berharap kepada Gubenur Cornelis untuk dapat memberikan bantuan dana kepada dirinya demi kesembuhan sang anak.

Bagi para dermawan yang ingin membantu meringankan kesulitan Jaslian yang berjuang untuk menyembuhkan sang buah hati, bisa langsung menghubungi nomor HP: 081253865299 atau menyalurkan bantuan dana ke nomor rekening BRI 4811-0100-6704-534 atas nama Wina. (kamiriluddin/yuz/JPG)

Respon Anda?

komentar