Hafal 3 Juz, Bisa Mendaftar Jalur Mandiri UMRAH

560
Pesona Indonesia
Prof Dr Firdaus LN MSi, Wakil Rektor I UMRAH Tanjungpinang, sekaligus Guru Besar Universitas Riau, Pekanbaru. Foto: riaupos.co
Prof Dr Firdaus LN MSi, Wakil Rektor I UMRAH Tanjungpinang, sekaligus Guru Besar Universitas Riau, Pekanbaru. Foto: riaupos.co

batampos.co.id – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang membuka program khusus pada pendaftaran jalur mandiri bagi calon mahasiswa baru di tahun akademik 2016-2017. Program bertajuk Mutiara Umrah tersebut berguna menjaring bibit-bibit muda potensial yang tidak harus berprestasi di bidang akademik. Melainkan, berbekal prestasi non-akademik justru menjadi keutamaan dalam program ini. Termasuk di antara itu adalah kemampuan calon mahasiswa baru khususnya yang beragama muslim dalam menghafal ayat suci Alquran.

“Paling sedikit, harus sudah hafal tiga juz,” kata Wakil Rektor I UMRAH Tanjungpinang, Prof Firdaus LN, kemarin.

Bagi calon mahasiswa baru yang memiliki prestasi ini, Firdaus menegaskan, tidak perlu memusingkan perihal bukti tertulis atau sertifikasi atas kemampuan yang dimilikinya. Pasalnya, panitia seleksi jalur Mutiara UMRAH tidak meminta itu.

“Cukup bikin surat pernyataan bahwa mampu menghafal minimal tiga juz. Nanti ada tim khusus yang mengetes hapalannya,” kata guru besar Universitas Riau yang juga merupakan penggagas program Mutiara UMRAH ini.

Lebih lanjut Firdaus menjelaskan, program Mutiara UMRAH ini juga merupakan kesempatan bagi calon mahasiswa baru yang punya latar belakang prestasi non-akademik untuk tetap dapat mengenyam pendidikan di UMRAH Tanjungpinang. Kuota yang disediakan adalah lima persen dari 25 persen yang tersedia di jalur mandiri.

Bagi calon mahasiswa yang tertarik mengikuti seleksi jalur mandiri dengan program Mutiara Umrah ini sudah bisa memulai melakukan registrasi online pada 16 Mei hingga 22 Juli 2016. Setelah berkas pelamar diverifikasi, peserta terpilih bakal mengikuti ujian tertulis pada 24 Juli 2016 yang keesokan harinya dilanjutkan dengan wawancara.

“Tanggal 25-26 Juli itu masuk tes wawancara. Mereka yang hapal Alquran akan diuji pada hari itu,” pungkas Firdaus. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar