Unik, Pelajar Ini Selalu Berangkat ke Sekolah Menunggangi Kuda

480
Pesona Indonesia
Ulil selalu menunggangi kuda ke sekolah. (foto: jpg)
Ulil selalu menunggangi kuda ke sekolah. (foto: jpg)

batampos.co.id – Apa yang dilakukan Ulill Albab (14), siswa kelas XI di SMP Islam terpadu di Jember, Jatim ini sangat berbeda dengan pelajar kebanyakan. Di saat pelajar lain pulang pergi ke sekolah dengan sepeda motor, Ulil memilih transportasi lain untuk mengantarkannya ke sekolah, yakni menunggangi seekor kuda.

Ulil mengaku sudah dua tahun menunggangi kuda untuk berangkat ke sekolah. Ia selalu berangkat lebih pagi karena menunggangi seekor kuda. Sebelum berangkat ke sekolah, anak tunggal dari pasangan Saihu Abadi dan Dian itu terlebih dahulu mengecek kesiapan kuda dan pelananya.

Setelah siap, Ulil dan sang kuda pun menuju sekolah yang berjarak sekitar 10 kilometer. Siswa tersebut tampak gagah menaiki kuda, dan pemandangan seperti sangat jarang terjadi di daerah mana pun.

Jalan demi jalan dilalui dengan kuda kesayangannya yang diberi nama Satrio Pringgondani ini. Hentakan tubuh kuda juga seirama dengan tubuh Ulil. Waktu yang ditempuh untuk sampai ke sekolah sekitar 30 menit. Karena setengah perjalanan, Ulil sempat berhenti, sekadar memberi makanpada kudanya dengan penuh kasih sayang.

“Memang hobi berkuda sejak kecil. Keluarga juga dukung hobinya ini,” imbuhnya.

Jelang memasuki bangku SMP, Ulil diberi kuda oleh ayahnya dan diajari seseorang pawang cara menunggangi kuda. Sementara itu kepala sekolah SMP Islam Terpadu, Abdul Qodir Muhcit mengaku mendukung siswanya yang menunggangi kuda. Pihak sekolah membuat lahan parkir khusus untuk kuda tersebut, sehingga bisa bergerak dengan bebas dan tidak mengganggu lingkungan sekitar. Sementara itu Saihu Abadi, ayah Ulill, menyatakan bahwa berangkat ke sekolah dengan menunggangi kuda adalah bagian dari pendidikan ajaran Islam.

“Kita disunnahkan untuk menunggang kuda, memanah dan berenang sehingga bisa membentuk sikap dan mental anak menjadi lebih positif, ketimbang diberi kendaraan bermotor untuk ke sekolah,” tegas Saihu. (pul/flo/jpnn)

Respon Anda?

komentar