Ini Penyebab Serangan City ke Madrid Sulit Berkembang

521
Pesona Indonesia
David Silva saat ditarik ke luar lapangan di menit 40 karena cidera. Foto: @21lva/twitter
David Silva saat ditarik ke luar lapangan di menit 40 karena cidera. Foto: @21lva/twitter

batampos.co.id – Skor imbang 0-0 yang diraih Manchester City leg Pertama semifinal Liga Champions kala menjamu Real Madrid di Etihad Stadium, Rabu (27/4/2016) dini hari WIB, memang disyukuri oleh Manager City, Manuel Pellegrini.

Namun ia menilai, City bisa menjadi berbeda jika pengatur serangannya David Silva tidak cidera. Hal itu terlihat di beberapa menit awal, City mampu memberikan tekanan hebat pada kantong pertahanan Madrid.

Namun, begitu David Silva cidera, kreativitas serangan City langsung menurun. Silva sendiri terpaksa ditarik keluar pada menit ke-40 dan diganti Kelechi Iheanacho yang berposisi sebagai penyerang.

“Kami sebenarnya telah bermain kreatif untuk membongkar pertahanan Madrid. Tapi, setelah Silva cedera, kami banyak kehilangan bola. Tanpanya merupakan sebuah kerugian besar,” ucap Pellegrini kepada Uefa.com.

“Secara keseluruhan kami bermain baik, terutama dalam bertahan. Madrid sebenarnya bermain lambat dan kami lebih banyak menekan. Kami banyak menguasai bola, tapi kami tidak mampu membuat perbedaan berupa mencetak gol”.

Menghadapi leg kedua di Santiago Bernabeu, Pellegrini menegaskan tetap akan melakukan pendekatan seperti saat bermain di Stadion Etihad. Dia pun yakin Madrid akan tampil menyerang karena mengejar kemenangan.

“Kami akan tampil seperti leg pertama. David Silva? Dia mengalami cedera hamstring dan mungkin belum akan fit selama seminggu”. (jpg/nur)

Respon Anda?

komentar